Berita

Konferensi Republik: Jalan Menata Kembali Republik di di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 28 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 23:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Agenda Konsolidasi Nasional Konferensi Republik bertajuk "Jalan Menata Kembali Republik" di Kampus Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat pada Minggu 28 Juni 2026, mendadak dibatalkan sepihak.

Buntut pembatalan itu, forum konsolidasi masyarakat sipil akhirnya dialihkan penuh melalui format daring diikuti lebih dari 200 peserta dari ratusan organisasi masyarakat sipil, dan pertemuan fisik di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Setelah hampir lima jam berdiskusi, forum menyepakati tiga mandat yang menjadi tumpuan langkah berikutnya: sebuah platform bersama, desain pengorganisasian, dan pembentukan pengurus perintis.


Ketua Umum Konferensi Republik, Sudirman Said menyatakan rasa syukur atas energi yang muncul dalam forum dan menyebut antusiasme itu tidak bergeser sedikit pun kendati acara sempat menghadapi dinamika. 

"Kalau berkaca pada Konferensi Republik sebelumnya di Yogyakarta, forum ini tidak kalah luar biasa," kata Sudirman.

Sudirman menilai watak forum tetap terjaga: tumbuh dari bawah, kolektif, dan partisipatif.

Menurutnya, kegelisahan yang merata di berbagai tempat menjadi alasan orang-orang dari tujuh generasi berkumpul, dan momentum itu membutuhkan ruang publik untuk membicarakan persoalan publik. 

"Ini untuk mengingatkan bahwa republik ini bukan milik perseorangan," kata Rektor Universitas Harkat Negeri ini.

Konsolidasi nasional ini merupakan tindak lanjut dari Konferensi Republik pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 30 Mei 2026. Konsolidasi Konferensi Republik di sana diikuti ratusan organisasi masyarakat sipil, aktivis, hingga akademikus.

Konferensi di Universitas Gadjah Mada ini menghasilkan sejumlah temuan pokok. Salah satunya adalah atensi terhadap kesulitan yang berlangsung secara bersamaan pada berbagai kehidupan republik.

Ke depan, penyelenggaraan Konferensi Republik direncanakan digilir ke sejumlah kota yang telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah, dengan sejumlah tokoh yang akan turut membersamai.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya