Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Publika

Politisi Mutan Bernama Prabowo

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 02:45 WIB

SIAPA yang pernah menyangka Prabowo menjadi president elect? Tidak ada. Nobody. Prabowo jadi presiden adalah sebuah kejutan bagi banyak orang, komunitas tentara, dan para oligarch bandar politik. 

Sampai hari ini para oligarch masih terkaget-kaget dengan perilaku politisi mutan ini. Jejak evolusi cloning politik rekayasa para oligarch diganggu oleh mutasi acak ini. 

A mutant is an organism whose DNA has undergone a permanent, heritable change, resulting in physical or genetic characteristics that differ from the norm of its species. Prabowo adalah jenis politisi baru yang ganjil di tengah para badut, dan bandit politik yang mengisi jagat politik nasional selama 20 tahun terakhir. 


Berbeda dengan spesies politisi hasil cloning para oligarch, Prabowo tidak suka ngglembuk, nggendam, apalagi nyopet rakyatnya sendiri. Jelas, Prabowo mengundang banyak musuh yang terganggu kahadirannya mengguncang status quo dan the establishment. 

Generasi tikus hasil rekayasa cloning terbukti di sebuah lab kampus Jepang baru2 ini hanya bertahan hingga 50 generasi. Setelah itu kolaps. Terbukti bahwa regenerasi melalui perkawinan menghasilkan generasi baru yang lebih adaptif. 

Keganjilan pasangan Prabowo-Gibran adalah random mutation hasil intervensi langit dalam perspektif genetika politik Indonesia mutakhir. Gibran sebagai hasil cloning politik para oligarch akan kolaps seiring kegagalan PSI membangun spesies homo Jokowinensis. 

Banyak analisis mengira kemenangan Prabowo-Gibran sebagai rekayasa para oligarch. Padahal keterpilihan pasangan nomor urut 2 di tengah itu adalah peristiwa kebetulan: kombinasi antara asal coblos massal yang mengikuti the law of large numbers (160 juta) of rationally ignorant voters dan Olsonian effects. Intervensi modal mungkin ada, tapi randomness lebih kuat daripada intervensi para oligarch. Prabowo-Gibran menang dalam Pilpres 2024 karena semesta mendukung. 

Kini para oligarch sedang mati2an melawan Prabowo. Prabowo terbukti sangat adaptif saat memutuskan mengikuti Pilpres 2004, dan terakhir menjadi Menhan, walaupun ekosistem di sekitarnya tidak selalu ramah padanya. 

Pada saat banyak warga pasca-pilpres berevolusi menjadi homo cebongensis dan homo kampretensis,  sebaiknya kedua spesies ini berkawin, agar generasi baru kelak lolos dari proses cloning penuh rekayasa para oligarch. Juga para oligarch ini mulai beradaptasi dengan Soemitronomics dan berkolaborasi dengan koperasi desa yang makin memenuhi dunia usaha di seantero negeri.


Prof. Daniel Mohammad Rosyid
Pemerhati kebangsaan


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya