Berita

Para santri pondok pesantren Qurrotu Nafsin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026 (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Nusantara

Santri Qurrotu Nafsin Antusias Belajar Sejarah dan Pemerintahan Langsung di Istana

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 14:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejumlah santri dan pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin mendapat kesempatan istimewa mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam kunjungan itu, para santri diajak berkeliling ke sejumlah area kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk melihat dari dekat berbagai bangunan bersejarah dan fasilitas pendukung pemerintahan. 

Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai peran lembaga-lembaga negara yang berada di kawasan tersebut, sehingga menambah pemahaman mengenai jalannya roda pemerintahan.


Salah seorang santri, Kanza, mengaku terkesan dengan kesempatan langka yang diperolehnya. 

“Menurut saya ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi hidup saya karena tidak sembarang orang bisa masuk ke sini,” ungkap Kanza.

Antusiasme serupa disampaikan Indana yang menilai kunjungan tersebut memberikan banyak pelajaran berharga di luar ruang kelas. 

“Sejauh perjalanan kami ini, kami mendapatkan pelajaran yang luar biasa dari istana merdeka ini. Dan kita mendapat pelajaran yang amat penting dan kita bisa mendapatkan ilmu-ilmu yang bermanfaat dan apa yang kita dapatkan di sini,” ujarnya.

Selain memperluas wawasan, para peserta juga mengaku kagum dengan suasana dan kemegahan kompleks Istana Kepresidenan. Zahira Rania dan Syifa mengungkapkan kesan mendalam sejak pertama kali memasuki kawasan istana. 

“Tadi pas masuk gerbangnya itu udah bagus banget, udah keren banget, view-nya bagus banget. Jadi, kita gak nyangka juga bakalan ada di sini,” ungkap keduanya.

Sementara itu, Rafli menuturkan bahwa kunjungan tersebut membuka pemahamannya mengenai luasnya kompleks Istana Kepresidenan dan berbagai institusi yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan. 

“Alhamdulillah setelah kami mengelilingi Istana Presiden ternyata begitu banyak bangunan-bangunan yang berdiri begitu banyak bangunan yang tidak hanya terdiri dari Istana Presiden, tetapi banyak yang lain-lain seperti Sekretariat Militer, Wakil Presiden dan lain-lain serta kita menjadi mengetahui tupoksi jajaran para kabinet kerjanya seperti apa saja,” tuturnya.

Melihat manfaat yang dirasakan para pelajar, Ustazah Meilana Sahara berharap program tersebut terus berlanjut agar semakin banyak generasi muda memperoleh pengalaman belajar langsung di lingkungan Istana Kepresidenan. 

“Harapan ke depannya mungkin terus berjalan dan berlanjut karena ini sangat mengedukasi kami, khususnya para pelajar dan lembaga pendidikan utamanya pesantren, mewakili pesantren, karena bisa melihat lebih dekat lagi bagaimana pemerintahan ini menjalani program-program,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya