Berita

Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Rais Aam Ajak Masyarakat Husnudzon Prabowo Mampu Atasi Persoalan Bangsa

SELASA, 23 JUNI 2026 | 14:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap khusnudzon atau berprasangka baik kepada Presiden Prabowo Subianto di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. 

Pesan tersebut disampaikan Miftachul Akhyar saat memberikan sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 di Bangkalan, Selasa, 23 Juni 2026. 

Dia mengaku yakin Presiden Prabowo masih memiliki berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh untuk mengatasi beragam persoalan nasional yang saat ini menjadi perhatian publik. 


“Kita berikan khusnudzon kepada beliau, agar terus bisa memperbaiki apa yang selama ini tampak kurang. Mungkin masih ada, bahkan saya yakin masih ada persediaan, masih ada senjata-senjata pamungkas untuk mengatasi semua masalah-masalah yang dihadapi ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Miftachul Akhyar juga menegaskan bahwa komitmen Nahdlatul Ulama untuk mendukung pemerintah selama berjalan di jalur kebaikan tidak perlu diragukan lagi.

Menurutnya, dukungan tersebut diberikan karena Presiden Prabowo dinilai memiliki perhatian besar terhadap nasib rakyat. 

“Selama pemerintah tidak mengajak kekufuran dan kefasikan, tetap akan mendapatkan dukungan yang kuat, terutama dari Nahdlatul Ulama. Oleh karena itu, keadilan, terutama bagaimana memperjuangkan nasib rakyat dan ini sudah menjadi karakter Bapak Presiden kita. Selalu berpikiran untuk rakyat,” kata Rais Aam.

Menutup sambutannya, Miftachul Akhyar memanjatkan doa agar Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, dan kejernihan berpikir dalam memimpin bangsa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya