Berita

Amir Hamzah. (Foto: RMOL)

Nusantara

Saatnya Pemprov DKI Kelola Jakarta Fair

Gratiskan Tiket Masuk Setiap Pekan
SELASA, 23 JUNI 2026 | 14:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengelolaan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair sudah saatnya dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar fungsi utamanya sebagai pesta rakyat dapat dikembalikan.

Pemerhati Jakarta, Amir Hamzah mengatakan, Jakarta Fair yang selama puluhan tahun menjadi ikon perayaan hari jadi Jakarta seharusnya tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Jakarta Fair sejak awal dirancang sebagai pesta rakyat," kata Amir kepada wartawan, Selasa 23 Juni 2026.


Amir menjelaskan, langkah cepat yang dapat dilakukan dalam penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran tahun ini adalah memberikan kebijakan hari gratis masuk bagi masyarakat, terutama pada akhir pekan yang biasanya menjadi waktu favorit warga berkunjung.

"Pemprov DKI harus segera bernegosiasi dengan pengelola agar ada beberapa hari yang digratiskan, khususnya saat akhir pekan. Ini penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan Jakarta Fair sebagai pesta rakyat yang sesungguhnya," kata Amir.

Menurutnya, secara historis kawasan eks Bandara Kemayoran merupakan aset strategis yang pengelolaannya diberikan dari pemerintah pusat kepada Pemprov DKI Jakarta. Namun, dalam perkembangannya, pengelolaan kawasan dilakukan pihak swasta yakni PT Jakarta International Expo (JIExpo).

"Kita tidak boleh melupakan sejarah. Tanah eks Bandara Kemayoran merupakan aset yang sangat bernilai dan pada prinsipnya diperuntukkan bagi kepentingan publik," kata Amir.

Amir juga menyoroti kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT JIExpo yang saat ini hanya sekitar 13 persen. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dievaluasi dan dinegosiasikan kembali agar memberikan manfaat yang lebih adil bagi masyarakat Jakarta.

"Pemprov harus menegosiasikan ulang posisi kepemilikan sahamnya," kata Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya