Berita

Panja di Banggar DPR RI bersama pemerintah, Selasa, 23 Juni 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

TKD Bukan Satu-satunya, Belanja Pusat Ikut Bangun Daerah

SELASA, 23 JUNI 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembangunan di daerah tidak hanya bergantung pada Transfer ke Daerah (TKD), tetapi juga ditopang oleh belanja langsung kementerian/lembaga yang nilainya disebut terus meningkat dan terintegrasi dalam satu kesatuan kebijakan fiskal nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa kombinasi TKD, belanja pemerintah pusat, serta APBD merupakan satu paket kebijakan yang saling melengkapi dalam mendorong pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Askolani, menjelaskan bahwa realisasi TKD hingga Mei 2026 telah mencapai sekitar 43 persen dari pagu APBN. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kinerja penyerapan anggaran daerah yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.


“Realisasi 2026 ini jauh lebih baik dibandingkan 2025 dari sisi persentase penyerapannya,” kata Askolani dalam rapat bersama Panja di Banggar DPR RI, Selasa 23 Juni 2026. 

Meski demikian, pemerintah menekankan bahwa pengukuran kebijakan fiskal daerah tidak dapat hanya dilihat dari besaran TKD. Pasalnya, sejumlah program kementerian/lembaga juga langsung membiayai kegiatan pembangunan di daerah dengan nilai yang disebut tidak lebih kecil dibandingkan skema transfer.

“Banyak program kegiatan pemerintah dilakukan oleh pusat dengan alokasi dana yang jauh lebih besar dibandingkan 2025. Jadi pembangunan daerah itu bukan hanya dari TKD, tetapi juga belanja pusat,” lanjutnya.

Dalam arah kebijakan fiskal tahun 2027, pemerintah kembali menegaskan skema sinergi antara belanja kementerian/lembaga, TKD, dan APBD. Skema ini diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan.

“Sinergi belanja KL, TKD, dan APBD menjadi satu paket untuk membangun daerah,” ujar Askolani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya