Berita

Diskusi yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU) dengan tema Public Seminar 2026 bertajuk “Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future” di Kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang (Foto: Dok SGU)

Bisnis

Kolaborasi Dengan Pemerintah Jadi Modal Universitas Hadapi Ketidakpastian Industri di Era Digital

SELASA, 23 JUNI 2026 | 09:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah, dunia pendidikan, dan industry, harus berkolaborasi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung agenda transformasi digital nasional.

Topik tersebut menjadi bahasan diskusi yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU) dengan tema Public Seminar 2026 bertajuk “Navigating Global Uncertainty: Leadership and Innovation for the Future” di Kampus SGU, The Prominence Tower, Alam Sutera, Tangerang. 

Diskusi yang dipandu oleh Eka Budiarto seorang akademisi Swiss German University menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Mantan Menteri Perdagangan 2016-2019, Enggartiasto Lukita Menteri; Direktur Data Pembangunan dan Pemerintah Digital, Kementerian PPN/Bappenas, Dini Maghfirra; serta Asisten Deputi Keterpaduan Layanan Digital Nasional, Kementerian PANRB Adi Nugroho.


Dalam diskusi, para narasumber sepakat bahwa perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), serta perubahan pola kerja menuntut individu maupun organisasi untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.

Dari perspektif bisnis dan media, Enggartiasto Lukita pun menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan kemampuan membaca perubahan untuk menjaga keberlanjutan organisasi. 

Sementara itu, Dini Maghfirra juga menyoroti peran strategis data dalam mendukung pembangunan nasional yang lebih efektif, responsif, dan berbasis bukti. 

"Bahwa transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan menyeluruh dalam tata kelola dan pelayanan publik yang membutuhkan integrasi layanan, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan talenta digital yang berkelanjutan," kata Adi Nugroho dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa 23 Juni 2026.

Rektor Swiss German University, Samuel P. Kusumocahyo, turut menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam mempersiapkan generasi muda, generasi yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan memimpin di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat.

"Dunia sedang berubah dengan sangat cepat. Kemajuan teknologi, perkembangan AI, transformasi digital, dan dinamika global menciptakan tantangan sekaligus peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Karena itu, pendidikan tinggi harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan industri, perkembangan teknologi, dan pembangunan nasional. Di SGU, kami berkomitmen membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan agar mereka tidak hanya siap menghadapi perubahan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan tersebut," ujar Samuel.

SGU berkomitmen mendukung transformasi digital Indonesia melalui program pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan industri masa depan. 

Pada jenjang sarjana, SGU menawarkan program Information Technology dengan peminatan Cyber Security, Business Innovation, dan AI and Data Science, serta Industrial Engineering. 

Sementara pada jenjang magister, SGU menghadirkan program Master of Information Technology (MIT) dengan konsentrasi Data & AI Cyber Security, Data & AI Business Informatics, Digital Innovation, dan Manajemen Transformasi Digital.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya