Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Menguat Usai Trump Gertak Iran

SENIN, 22 JUNI 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali menguat pada awal pekan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras yang kembali meningkatkan ketegangan dengan Iran.

Dalam pernyataan terbaru di Truth Social pada Minggu, 21 Juni 2026, waktu setempat, Trump menyatakan bahwa AS tidak akan ragu mengambil tindakan militer lebih lanjut jika Iran tidak menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok proksi di Lebanon. Sentimen geopolitik ini langsung mendorong kenaikan harga minyak global karena investor mengantisipasi risiko gangguan jalur pasokan utama energi dunia.

Dari sisi harga, minyak mentah acuan global Brent untuk kontrak Agustus naik 1,23 persen menjadi 81,56 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juli naik lebih tajam sebesar 3,04 persen ke level 78,93 Dolar AS per barel. Kenaikan WTI yang lebih tinggi menunjukkan pasar AS lebih sensitif terhadap risiko pasokan jangka pendek.


Ketegangan ini terjadi di tengah situasi negosiasi yang sebelumnya sempat membahas isu pembukaan kembali Selat Hormuz serta upaya meredakan konflik di beberapa wilayah, termasuk Lebanon. Namun, Iran menilai belum ada jaminan yang kuat dari pihak AS terkait gencatan senjata, sehingga pembahasan kini menyempit pada implementasi teknis kesepakatan yang ada.

Sejumlah analis menilai pasokan minyak dari Timur Tengah sebenarnya masih relatif stabil jika dihitung secara luas, termasuk cadangan di tangki penyimpanan dan kapal tanker. Namun, stabilitas ini dianggap rapuh karena lebih banyak ditopang oleh pelepasan stok, bukan peningkatan produksi nyata.

Di sisi lain, Goldman Sachs memperingatkan bahwa gangguan pasokan yang berkepanjangan dapat mempercepat transisi ke kendaraan listrik dalam jangka panjang. Jika itu terjadi, permintaan minyak global bisa melemah dan memberi tekanan tambahan pada harga minyak di masa mendatang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya