Berita

Menteri PU Dody Hanggodo. (Foto: Dok Kementerian PU)

Politik

Antisipasi Ancaman El Nino, Kementerian PU Perkuat Irigasi dan Pasokan Air

SABTU, 20 JUNI 2026 | 19:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi fenomena El Nino dengan mempercepat penguatan sistem irigasi dan pengamanan pasokan air di berbagai daerah. 

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, dampak El Nino tidak hanya berpotensi memicu kekeringan pada lahan pertanian, tetapi juga dapat mengganggu layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta mengurangi cadangan air di sejumlah bendungan.

Untuk itu, ia membentuk satuan tugas (satgas) untuk memperkuat koordinasi lintas unit di lingkungan Kementerian PU agar langkah mitigasi dapat berjalan lebih terintegrasi dan efektif. 


"Untuk mengantisipasi El Nino, kami membentuk Satgas. Karena yang terdampak tidak hanya irigasi dan sawah yang kekeringan, tetapi mungkin di beberapa titik SPAM dan bendungan juga akan mengalami kekeringan," ujar Dody dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Selain membentuk Satgas, Kementerian PU, kata Dody juga telah menjalankan berbagai langkah pencegahan sejak awal tahun. Salah satunya melalui program pengeboran air tanah dalam di wilayah-wilayah yang selama ini rentan mengalami kekeringan saat musim kemarau.

"Sebetulnya, antisipasi awal sudah dikerjakan oleh teman-teman SDA (Sumber Daya Air). Dari awal tahun sudah melakukan program pengeboran dalam di beberapa titik yang selama ini kita lihat sebagai titik kekeringan di seluruh Indonesia," katanya.

Kabupaten Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur menjadi daerah prioritas dalam program tersebut karena kerap menghadapi krisis air ketika musim kemarau tiba.

Tak hanya menambah sumber air, Dody juga meminta pembangunan jaringan irigasi tersier dipercepat agar distribusi air ke area pertanian dan perkebunan dapat berlangsung lebih optimal.

"Saya minta selain melakukan pengeboran air dalam, khusus untuk air yang diperuntukkan bagi irigasi sawah maupun kebun, wajib juga dibuat jaringan irigasi tersier," tegasnya.

Penguatan infrastruktur irigasi itu menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.

Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, Kementerian PU bersama Kementerian Pertanian juga menyepakati pendataan serta pembangunan jaringan irigasi dilakukan secara bersamaan. 

Langkah ini diharapkan menghasilkan perencanaan yang lebih akurat sehingga pembangunan irigasi pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya dapat dilaksanakan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Kita bersepakat dengan Kementerian Pertanian bahwa kita mengeksekusi Inpres Irigasi itu bersamaan dengan mendata irigasi-irigasi daerah. Kemudian 2026 dan seterusnya bisa kita kerjakan lebih awal dan lebih presisi. Tapi fungsinya sama, bagaimana agar swasembada pangan itu terwujud," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya