Berita

Ilustrasi (Imegined by Babbe)

Bisnis

Harapan Perdamaian AS-Iran Bikin Harga Bitcoin Naik

SABTU, 20 JUNI 2026 | 14:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah ketidakpastian yang masih membayangi pasar keuangan global, Bitcoin justru mencatat kenaikan 1,49 persen dan diperdagangkan di level 63.590 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Sabtu 20 Juni 2026.

Penguatan ini terutama didorong oleh meningkatnya optimisme investor terhadap perkembangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai dapat meredakan ketegangan geopolitik.

Sentimen positif tersebut juga didukung oleh laporan mengenai potensi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah. Kondisi ini membuat investor kembali berani mengambil risiko, sehingga permintaan terhadap aset seperti Bitcoin meningkat. 


Kenaikan Bitcoin kali ini lebih dipengaruhi oleh membaiknya sentimen global daripada faktor internal pasar kripto.

Bitcoin juga menunjukkan korelasi yang kuat dengan emas. Dalam tujuh hari terakhir, korelasi keduanya mencapai 89 persen, yang menunjukkan bahwa investor mulai memandang Bitcoin sebagai aset yang sensitif terhadap kondisi ekonomi dan geopolitik global, mirip dengan peran emas sebagai aset pelindung nilai.

Selain itu, tekanan jual di pasar kripto mulai berkurang. Nilai likuidasi Bitcoin dalam 24 jam terakhir tercatat sebesar 33,46 juta Dolar AS atau turun 75,49 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sebagian besar likuidasi terjadi pada posisi short, yang menandakan pasar telah membersihkan sebagian posisi yang terlalu agresif menggunakan leverage.

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini berada sedikit di atas level support penting di 63.173 Dolar AS. Selama mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka. Namun, jika level itu ditembus ke bawah, risiko koreksi menuju area 61.000-62.000 Dolar AS akan meningkat.

Investor juga perlu memperhatikan level 66.364 Dolar AS. Jika Bitcoin berhasil menembus dan ditutup di atas level tersebut, peluang terjadinya pemulihan yang lebih kuat akan semakin besar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya