Berita

TNI menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 11-19 Juni 2026 (Foto: Istimewa)

Pertahanan

TNI Gelar 1.500 Titik Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Seluruh Indonesia

SABTU, 20 JUNI 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 11-19 Juni 2026.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan, jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang pernah difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menghadirkan ruang kebersamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke," kata Nas dalam keterangan resmi, Sabtu, 20 Juni 2026.


Menurut Nas, pelaksanaan Nobar Kebangsaan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan TVRI untuk menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat semangat nasionalisme. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk berkumpul, berinteraksi, serta merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menambahkan, momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta meningkatkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

"Melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat persatuan," ujar Nas.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya