Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Polda Metro Jaya. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Politik

YUSAK FARCHAN:

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 20:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penangkapan Roy Suryo dan dokter Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa dalam kasus dugaan penyebaran fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai memiliki dimensi politik yang tidak bisa diabaikan.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan, berpandangan bahwa peristiwa tersebut tidak semata-mata dapat dilihat dari aspek penegakan hukum.

Menurut Yusak, meski Polda Metro Jaya menyebut penangkapan keduanya berkaitan dengan dugaan tindak pidana fitnah, kasus tersebut tetap berkaitan dengan sosok mantan kepala negara yang hingga kini masih memiliki pengaruh besar dalam politik nasional.


"Saya kira ini pukulan telak bagi para pengkritik Jokowi yang terus mempersoalkan keaslian ijazah," kata Yusak kepada RMOL, Jumat, 19 Juni 2026.

Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) itu menilai, penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa tidak dapat dilepaskan dari persepsi publik mengenai kuatnya pengaruh politik Jokowi.

Menurutnya, selama ini Jokowi cenderung memilih jalur hukum untuk merespons tudingan terkait keaslian ijazahnya dibanding menjawab polemik tersebut secara langsung di ruang publik.

"Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa menjadi bukti bahwa Jokowi masih sakti mandraguna," ujarnya.

Yusak melihat, apabila kasus tersebut dibaca dalam perspektif kontestasi politik, maka penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa dapat dimaknai sebagai bagian dari dinamika perlawanan antara pihak yang mengkritik dan pihak yang merasa dirugikan oleh tudingan tersebut.

"Penangkapan Roy dan dr Tifa semakin menambah panjang daftar kemenangan Jokowi dalam berbagai medan pertempuran politik," tuturnya.

Menurut Yusak, Jokowi tampak lebih memilih menggunakan mekanisme hukum untuk menghadapi serangan politik dibanding menempuh cara yang lebih sederhana dengan memperlihatkan dokumen yang dipersoalkan kepada publik.

"Ditangkapnya Roy dan dr Tifa memperlihatkan bahwa Jokowi masih memiliki relasi kuasa yang kuat dengan pemerintahan saat ini," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya