Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

AS-Iran Batal Ketemu di Swiss, Nasib Perjanjian Damai Dipertanyakan

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran yang semula dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, Jumat, 19 Juni 2026 resmi dibatalkan. 

Keputusan tersebut disampaikan pemerintah Swiss, sekaligus menandai mundurnya dialog damai antara kedua negara tak lama setelah penandatangan memorandum of understanding (MoU) di Istana Versailles, Prancis.

"Diskusi di Bürgenstock tidak akan berlangsung sesuai rencana hari ini. Swiss tetap siap untuk memfasilitasi pembicaraan ini," kata Kementerian Luar Negeri Swiss dalam sebuah pernyataan.


Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden AS JD Vance membatalkan rencana kunjungannya ke Jenewa karena rumitnya dinamika diplomasi yang sedang berlangsung. 

“Logistik dari negosiasi ini tidak pernah sederhana atau dapat diprediksi,” ujar juru bicara Gedung Putih. 

Pertemuan yang direncanakan di resor pegunungan Burgenstock itu sejatinya diharapkan menjadi kelanjutan dari kesepakatan sementara yang membuka ruang gencatan senjata 60 hari. 

Dari pihak Teheran, belum terdapat konfirmasi resmi terkait keberangkatan delegasi ke Swiss. 

Media semi-resmi Iran bahkan melaporkan bahwa pihaknya masih menunggu implementasi konkret dari kesepakatan awal yang telah disepakati sebelumnya.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei kembali menegaskan sikap kerasnya terhadap Washington. 

“Jika pihak Amerika ingin terlalu banyak menuntut, kami tidak akan menerimanya,” tegas Khamenei.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya