Berita

Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen, Penyelamatan Rupiah dan Inflasi Jadi Fokus Utama

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 17:49 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin, menyentuh level 5,75 persen pada Juni 2026.

Keputusan krusial yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) ini secara otomatis turut mengerek suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility ke angka 6,50 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa manuver moneter ini bukanlah tanpa alasan.


Langkah taktis ini dirancang khusus untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah yang tengah diadang oleh tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Selain menjangkar rupiah dari gejolak eksternal, BI memproyeksikan kebijakan ini mampu mengamankan laju inflasi agar tetap terkendali pada kisaran sasaran 1,5 hingga 3,5 persen sepanjang 2026 hingga 2027.

Kenaikan pada Juni ini menandai pengetatan moneter ketiga yang dilakukan BI sejak Mei 2026.

Langkah agresif ini telah mengakumulasi total kenaikan sebesar 100 basis poin dari posisi awal 4,75 persen, sebuah level yang sebelumnya sempat dipertahankan cukup lama oleh BI sejak September 2025.

Kendati sabuk moneter makin dikencangkan demi stabilitas, BI memastikan roda perekonomian nasional tidak akan terhambat.

Perry memaparkan bahwa BI justru akan melonggarkan dan memperkuat instrumen kebijakan makroprudensial.

Strategi ganda ini diyakini mampu menyuntikkan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi melalui akselerasi penyaluran kredit ke sektor riil, sembari tetap mempertahankan ketahanan sistem keuangan secara menyeluruh.

Lewat bauran kebijakan yang terukur ini, BI berupaya menciptakan keseimbangan sempurna: membentengi pertahanan ekonomi dari badai global sekaligus merawat momentum pertumbuhan di dalam negeri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya