Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kospi dan Nikkei Cetak Rekor Baru

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada Kamis, 18 Juni 2026, didorong kenaikan indeks utama di Korea Selatan dan Jepang yang berhasil mencetak rekor tertinggi baru.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,89 persen. Penguatan ditopang oleh lonjakan saham perusahaan chip SK Hynix yang melesat 3,45 persen dan mencetak rekor tertinggi baru. Sementara itu, saham Samsung Electronics turut naik 1,23 persen. Di sisi lain, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru melemah 0,5 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,35 persen dan untuk pertama kalinya menembus level 71.000. Indeks Topix juga naik 1,27 persen, menandakan sentimen positif yang masih kuat di pasar saham Jepang.


Sementara indeks Australia, S&P/ASX 200, bergerak datar. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 24.200, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 24.312,16, yang mengindikasikan pembukaan perdagangan berpotensi melemah.

Pergerakan pasar Asia terjadi setelah Federal Reserve menggelar pertemuan pertamanya di bawah kepemimpinan Ketua baru, Kevin Warsh. Dalam pertemuan tersebut, bank sentral Amerika Serikat memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen.

Meski suku bunga tidak berubah, proyeksi terbaru The Fed menunjukkan sebagian pejabat kini memperkirakan suku bunga akan kembali naik pada 2026. Proyeksi median suku bunga akhir tahun dinaikkan menjadi 3,8 persen dari sebelumnya 3,4 persen pada Maret, yang mengindikasikan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tahun depan.

Ketidakpastian juga bertambah karena Kevin Warsh tidak menyampaikan proyeksi suku bunga pribadinya, sehingga memicu beragam spekulasi di pasar.

Pelaku pasar kini akan terus mencermati arah kebijakan The Fed karena keputusan suku bunga AS berpotensi memengaruhi arus modal dan pergerakan pasar saham global, termasuk di kawasan Asia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya