Berita

Kerusakan rumah warga akibat gempabumi yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: Sumber foto: BPBD Kabupaten Sigi)

Politik

Legislator PDIP Minta BPBD Gercep Tangani Dampak Gempa Sulteng

RABU, 17 JUNI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, pasca-gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026.

“Masyarakat Sulawesi Tengah saya minta tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti seluruh arahan resmi yang disampaikan oleh BMKG, BPBD, pemerintah daerah, maupun aparat terkait. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Matindas J. Rumambi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026.

Lanjut Matindas, sebagai daerah yang memiliki sejarah kebencanaan yang besar, setiap kejadian gempa seharusnya direspons secara cepat, terukur, dan juga berorientasi pada perlindungan masyarakat.


Untuk itu, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, terlebih pendataan dan penelusuran secara menyeluruh terhadap dampak yang ditimbulkan.

“Saya meminta BPBD bersama Pemda segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga, mengidentifikasi potensi korban, memetakan kerusakan rumah, fasilitas umum, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, sekolah, serta infrastruktur vital lainnya," ujar anggota fraksi DPR RI Dapil Sulteng itu.

Sebagaimana diketahui, gempa mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Selasa sekitar pukul 10.27 WITA. Gempa 

Bahkan gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah, mulai dari Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.

Data sementara, BMKG menyebut gempa diakibatkan Sesar Sausu. Lalu, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi.


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya