Berita

Penanganan darurat korban luka pasca gempabumi M 6,7 Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: BPBD Provinsi Sulawesi Tengah)

Nusantara

Update Gempa Palu Sulteng, Kabupaten Sigi Paling Parah

RABU, 17 JUNI 2026 | 16:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tim gabungan masih terus berjibaku melakukan penanganan darurat pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa, 16 Juni 2026.

Berdasarkan data per Rabu, 17 Juni2026 pukul 06.00 WIB, dampak kerusakan dan korban jiwa akibat guncangan tersebut terus meluas. Tercatat, gempa telah berdampak pada 1.834 kepala keluarga (KK) atau setara 5.784 jiwa.

"Sebanyak 73 warga dilaporkan mengalami luka ringan, sementara tiga orang lainnya mengalami luka berat. Adapun jumlah korban meninggal dunia masih tercatat satu orang, tanpa adanya penambahan dari laporan sebelumnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.


Ia menjelaskan, Kabupaten Sigi sejauh ini menjadi daerah yang mengalami dampak paling parah. Di wilayah tersebut, jumlah warga terdampak menembus 1.813 KK atau 5.744 jiwa.

"Di Sigi tercatat 71 orang mengalami luka ringan, tiga orang luka berat, dan satu orang dilaporkan meninggal dunia," jelasnya.

Tak hanya korban jiwa, kerusakan infrastruktur di Kabupaten Sigi juga terbilang cukup masif. Data BNPB merinci, sebanyak 1.074 unit rumah warga mengalami rusak ringan, 110 unit rumah rusak sedang, dan 30 unit rumah lainnya mengalami rusak berat.

Sebagai langkah cepat, pemerintah daerah setempat segera mengaktivasi Pos Komando (Posko) darurat untuk mempercepat penyaluran bantuan dasar.

"Pemerintah daerah setempat akan mengaktivasi Pos Komando di wilayah Desa Maku, dengan memanfaatkan Kantor Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi. Penanganan darurat dan pendataan logistik terus dipasok ke wilayah terdampak," jelasnya.

Sementara itu, situasi di wilayah penyangga lainnya dilaporkan relatif stabil. Di Kota Palu, korban luka tercatat dua orang, sedangkan di Kabupaten Poso terdapat satu warga mengalami luka-luka. Adapun di Kabupaten Parigi Moutong, sebanyak 21 KK atau 40 jiwa dilaporkan terdampak.

Menyikapi rentetan bencana ini, BNPB meminta masyarakat dan pemda tidak lengah serta terus meningkatkan kewaspadaan, terutama terkait potensi bencana hidrometeorologi susulan pascagempa.

"Masyarakat kami minta tetap tenang dan jangan mudah terpengaruh informasi hoaks yang belum terverifikasi terkait penanganan gempa Sulteng. Selalu ikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya