Berita

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

PTPN I Tunggu Arahan BP BUMN soal Hibah Lahan TNI AU di Bengkulu

RABU, 17 JUNI 2026 | 15:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I terus berkoordinasi dengan tim aset dan juga BP BUMN terkait rencana hibah lahan seluas sekitar 100 hektare di Kabupaten Seluma, Bengkulu untuk pembangunan lapangan bandar udara TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Pengaturan (BP) BUMN.

"Kemarin (Wagub Bengkulu) sudah sempat ke kantor tapi memang secara prinsip itu kan terkait dengan aset, kita ada BP BUMN yang mengatakan bahwa setiap aset dll tentu ada mekanismenya," kata Aris Handoyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.


Secara sederhana, pemberian lahan hibah ini masih perlu dikaji dari internal PTPN I dan juga Pemerintah Provinsi Bengkulu sendiri.

"Kita patuhi dengan pemerintah baik itu program PSN, program dengan swasta kita ada mekanisme yang tidak serta merta apakah untuk lahan produksi atau kerja sama, apakah divestasi aset," jelas Aris.

Terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana memastikan proses ini masih dalam tahap pembicaraan antara pihak-pihak terkait.

"Sampai saat ini masih belum ada pertemuan lanjutan, semuanya masih dalam tahap perencanaan pengembangan satuan TNI AU, semuanya masih dalam tahap pembicaraan terkait hal tersebut," ucap Nyoman saat dikonfirmasi redaksi.

Kendati begitu, ia berharap proses hibah ini berjalan lancar karena letak kawasan yang sangat strategis untuk pangkalan.

"Semua masih dalam tahap perencanaan, (itu) memungkinkan ke arah itu bisa terjadi mengingat Provinsi Bengkulu juga sangat strategis untuk mengembangkan pangkalan udara ,sesuai dengan tugas TNI AU dalam bidang pertahanan," jelasnya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu yakni Wakil Gubernur Bengkulu Mian sebelumnya menemui pihak PTPN I terkait rencana hibah lahan seluas sekitar 100 hektare di Kabupaten Seluma pada Maret 2026.

Mian mengatakan usulan tersebut sudah disampaikan saat menemui Direktur Utama PTPN I Tedy Yunirman Danas di kantor PTPN I Jakarta dan menjelaskan rencana pembangunan lapangan udara TNI AU tersebut diproyeksikan berada di wilayah Sukaraja, Kabupaten Seluma, yang lokasinya tidak jauh dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Pembangunan fasilitas tersebut membutuhkan lahan dengan estimasi hampir 100 hektare yang sebagian besar berada di kawasan perkebunan milik PTPN I.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya