Berita

Mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Kejagung Harus Bongkar Keterlibatan Pejabat Lain di Korupsi MBG

RABU, 17 JUNI 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD berharap penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) berani mengusut tuntas dugaan keterlibatan puluhan nama yang muncul dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Harapan itu disampaikan Mahfud menyusul munculnya 26 nama yang diduga terkait dalam perkara yang kini menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

"Di Indonesia ini memang sudah rusak korupsi. Pejabat-pejabat ikut di dalam proyek-proyek pemerintah yang seharusnya dia awasi dan buat kebijakannya, malah ikut di situ," kata Mahfud MD, lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 17 Juni 2026.


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengapresiasi langkah Kejagung yang terus mengusut kasus korupsi MBG. Namun, ia meminta penyidik tidak berhenti hanya pada para tersangka yang telah ditetapkan.

Menurut Mahfud, informasi mengenai 26 nama yang diduga menerima aliran dana dalam kasus tersebut memang belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun, kemunculan nama-nama itu terjadi setelah Kejagung mengungkap temuan dari telepon genggam yang disita dalam proses penyidikan.

Dia menilai polemik berkembang karena sejumlah nama yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan pejabat penting negara, mulai dari keluarga menteri hingga pimpinan lembaga negara.

Meski demikian, Mahfud meminta publik menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Ia berharap momentum saat ini dimanfaatkan Kejagung untuk mengusut perkara secara terbuka dan menyeluruh.

"Yang jelas kita sangat berharap, mumpung mood antara Presiden dan Kejaksaan sedang ketemu, dan masyarakat juga mendukung, agar ini diusut tuntas," tegasnya.

Mahfud menambahkan, komitmen Kejagung dalam mengusut perkara itu akan terlihat dalam perkembangan penyidikan hingga proses persidangan.

"Kejaksaan harus bisa memberikan penjelasan yang tuntas. Dalam proses penanganan itu akan terlihat, di-update hari ini begini, nanti di dalam keseluruhan dakwaan akan terbaca mana orang yang dilindungi dan mana yang tidak," ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program MBG periode 2025-2026. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, kaki tangan Sony bernama Asep Yusuf Somantri, serta Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT) Andri Mulyono.


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya