Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

RABU, 17 JUNI 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten pertambangan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) bersiap membagikan dividen tahun buku 2025.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip  Rabu 17 Juni 2026 disebutkan bahwa total dividen mencapai 500 juta Dolar AS atau 0,015 Dolar AS per saham. 

Jika dikonversi menggunakan acuan kurs Jisdor BI di level Rp 17.921 per Dolar AS, maka total potensi dividen yang digelontorkan perusahaan milik konglomerat Low Tuck Kwong ini mencapai sekitar Rp8,96 triliun, atau kurang lebih Rp268 per lembar saham. 


Pembagian keuntungan ini mencerminkan rasio pembayaran dividen (payout ratio) sekitar 65 persen dari total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun buku 2025 yang tercatat sebesar 767,91 juta Dolar AS.

Di pasar saham, pergerakan harga BYAN terpantau stagnan di level Rp9.700 pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Dengan mengacu pada harga penutupan tersebut, indikasi imbal hasil atau dividend yield yang ditawarkan Bayan Resources berada di kisaran 2,76 perseb. 

Posisi harga ini terjadi di tengah tren pelemahan saham BYAN yang performanya telah merosot cukup dalam hingga 18,14 persen dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Sebagai pemegang saham pengendali, keluarga Low Tuck Kwong dipastikan akan meraup porsi dividen paling besar. 

Berdasarkan data per akhir Mei 2026, Low Tuck Kwong sendiri menguasai 40,239 persen atau setara 13.412.921.870 lembar saham BYAN, sehingga dirinya berpotensi mengantongi dividen pribadi sebesar Rp 3,59 triliun. 

Tidak ketinggalan, sang anak, Elaine Low, yang menggenggam 22,002 persen atau 7.333.833.700 lembar saham juga berpeluang besar menerima kucuran dividen senilai Rp 1,96 triliun.

Bagi para investor yang tertarik untuk mendapatkan hak dividen, in, jadwal penting yang harus diperhatikan: 

Cum Date (Pasar Reguler dan Negosiasi) dilaksanakan pada    19 Juni 2026

Poses pencatatan pemegang saham yang berhak atau recording date dilakukan pada 23 Juni 2026 hingga pukul 16.15 WIB. 

Setelah semua proses administrasi tersebut rampung, Bayan Resources dijadwalkan akan melaksanakan pembayaran dividen secara serentak kepada para pemegang saham pada tanggal 8 Juli 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya