Berita

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Saham RI Makin Murah Usai Koreksi, Danantara: It's Time to Buy

SELASA, 16 JUNI 2026 | 12:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelemahan pasar saham yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir dinilai menjadi momentum bagi investor global untuk kembali memburu saham-saham Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan koreksi yang sempat menekan pasar membuat valuasi banyak perusahaan tercatat menjadi lebih menarik. 

Menurutnya, harga saham emiten Indonesia saat ini relatif lebih murah dibandingkan dengan fundamental bisnisnya yang solid.


"Karena koreksi kemarin selama hampir beberapa bulan ini menyebabkan pricing dari perusahaan kita menjadi sangat baik dan sangat murah. Fundamental kita bagus, perbankan bagus, dividen bagus, yield bagus, price to book juga berada di bawah harga pasar," ujar Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Ia menilai kombinasi fundamental ekonomi yang kuat, kinerja sektor perbankan yang sehat, serta tingkat imbal hasil yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing.

Karena itu, lanjut Rosan, banyak investor global yang mulai melihat Indonesia sebagai destinasi investasi menjanjikan untuk jangka panjang.

"Secara otomatis mereka melihat it's time to buy," pungkasnya.

Adapun nilai tukar Rupiah pada perdagangan Selasa pagi ini dibuka di level Rp17.704 per Dolar AS, menguat 5 poin atau 0,03 persen. Sementara itu, IHSG pada penutupan perdagangan terakhir pada Senin 15 Juni 2026 melesat 247 poin atau 4,12 persen ke level 6.254.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya