Berita

Ilustrasi (Artiificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Asia Hijau Dipimpin Korea Selatan

SELASA, 16 JUNI 2026 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Selasa, 16 Juni 2026, dipimpin indeks Kospi Korea Selatan setelah melanjutkan tren penguatannya. 

Sentimen pasar masih dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, termasuk kabar tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang sempat memicu ketidakpastian di pasar global.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik sekitar 2 persen, sementara indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil justru melemah antara 0,5 persen hingga 1,5 persen. 


Di Jepang, indeks Nikkei 225 bergerak relatif datar dengan kenaikan tipis sekitar 0,2 persen, sedangkan indeks Topix turun sekitar 0,4 persen. 

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 24.799, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 24.842,67.

Penguatan bursa Korea Selatan terutama didorong oleh lonjakan saham-saham sektor pertahanan yang mencatat kinerja jauh lebih baik dibandingkan pasar secara keseluruhan. Menariknya, kenaikan ini terjadi meskipun Amerika Serikat dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Saham Hanwha Aerospace, perusahaan pertahanan terbesar di Korea Selatan, melonjak lebih dari 10 persen. Sementara saham Hyundai Rotem, produsen utama tank tempur K2, naik sekitar 11 persen.

Kenaikan paling tajam terjadi pada saham LIG Defense & Aerospace yang melesat lebih dari 28 persen, mendekati batas maksimal kenaikan harian sebesar 30 persen di bursa Kospi. Perusahaan tersebut dikenal sebagai produsen sistem pertahanan udara Cheongung, yang sebelumnya digunakan dalam operasi militer di Uni Emirat Arab selama konflik dengan Iran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya