Berita

Unggahan Presiden AS Donald Trump di Truth Social

Dunia

Trump Bantah Kabar AS Siapkan Dana Rp5,34 Kuadriliun untuk Iran

SELASA, 16 JUNI 2026 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan bahwa Iran telah menyetujui komitmen untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir.

"Iran telah setuju untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir," tulis Trump di Truth Social, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Di saat yang sama, Trump membantah keras laporan yang menyebut pemerintah AS akan memberikan dana sebesar 300 miliar Dolar AS atau sekitar Rp5,34 kuadriliun kepada Iran. Ia menyebut informasi tersebut sebagai berita palsu yang sengaja disebarkan oleh pihak yang berseberangan secara politik.


"Berita bahwa AS membayar Iran 300 juta Dolar adalah berita palsu, yang disebarkan oleh Partai Demokrat!!!" tegasnya.

Meski demikian, pernyataan Trump justru berbeda dengan penjelasan yang disampaikan salah satu pejabat senior pemerintahannya beberapa jam sebelumnya. 

Dalam pengarahan kepada wartawan, pejabat tersebut mengungkapkan bahwa AS memang telah membahas sejumlah insentif bagi Iran, termasuk kemungkinan pencairan dana yang selama ini dibekukan, pelonggaran sanksi ekonomi, serta dukungan pendanaan dalam jumlah besar untuk membantu pembangunan kembali negara tersebut.

Menurut pejabat itu, seluruh insentif tersebut tidak akan diberikan begitu saja. Iran tetap harus memenuhi sejumlah syarat dan memberikan komitmen tambahan dalam pembicaraan lanjutan terkait program nuklirnya dengan Amerika Serikat.

Di sisi lain, Washington dan Teheran kini sama-sama berupaya menampilkan Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebagai kemenangan politik bagi masing-masing pihak. Keduanya disebut hanya menonjolkan bagian-bagian perjanjian yang dianggap paling menguntungkan untuk memperkuat dukungan di dalam negeri.

Sementara itu, masih ada ketidakjelasan mengenai kapan isi lengkap dokumen tersebut akan dipublikasikan. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan teks MoU kemungkinan akan dirilis dalam waktu 24 hingga 48 jam.

Pernyataan itu berbeda dengan pernyataan Trump sebelumnya yang menyebut dokumen baru akan dipublikasikan setelah upacara penandatanganan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang.

Ketika ditanya alasan Gedung Putih belum merilis dokumen tersebut, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan masih ada sejumlah persoalan teknis yang harus diselesaikan sebelum perjanjian diumumkan ke publik.

"Ada beberapa detail teknis yang perlu diselesaikan, bukan terkait isi Nota Kesepahaman itu sendiri, melainkan terkait implementasinya," kata Vance dalam wawancara dengan NBC News, tanpa menjelaskan lebih lanjut rincian yang dimaksud.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya