Berita

Menteri Hilirisasi dan Investasi, Rosan Roeslani dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: TV Parlemen)

Politik

Kejar Target, Kementerian Investasi Minta Tambahan Anggaran Rp578 Miliar

SENIN, 15 JUNI 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp578,93 miliar untuk tahun anggaran 2027 guna mendukung target realisasi investasi nasional yang ditetapkan mencapai Rp2.322 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, target investasi tahun 2027 meningkat 13,8 persen dibanding target tahun 2026. Karena itu, dukungan anggaran dinilai penting untuk menjaga capaian tersebut.

“Untuk mendukung pencapaian tersebut, kami mengusulkan anggaran sebesar Rp2,19 triliun. Namun pagu indikatif yang kami terima saat ini adalah Rp625,14 miliar,” kata Rosan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, Senin, 15 Juni 2026.


Menurut Rosan, pagu indikatif yang diterima kementeriannya saat ini turun sekitar 37,6 persen dibanding alokasi tahun 2026. 

Bahkan, jumlah tersebut baru memenuhi sekitar 52 persen dari kebutuhan minimal kementerian yang diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

“Kami berharap dukungan pimpinan dan anggota Komisi XII agar tambahan anggaran sebesar Rp578,93 miliar sesuai kebutuhan minimal dapat terpenuhi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rosan juga memaparkan capaian investasi pada triwulan I 2026. Di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global, realisasi investasi tercatat mencapai Rp498,8 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi tersebut setara 24,4 persen dari target investasi tahun 2026 dan berhasil menyerap sekitar 750 ribu tenaga kerja secara langsung.

Dari sisi sumber investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sebesar Rp248,8 triliun atau 49,9 persen dari total investasi. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp250 triliun atau 50,1 persen.

Rosan menjelaskan, investasi di luar Pulau Jawa mulai menunjukkan peningkatan dengan kontribusi 50,4 persen atau Rp251,3 triliun, sedikit lebih tinggi dibanding investasi di Pulau Jawa yang mencapai 49,6 persen.

Adapun sektor hilirisasi sumber daya alam menyumbang sekitar 30 persen dari total realisasi investasi triwulan I 2026 atau sebesar Rp147,5 triliun. Kontribusi terbesar masih berasal dari industri pengolahan mineral yang mencapai Rp98,3 triliun.

Ke depan, pemerintah juga akan terus mendorong hilirisasi pada sektor strategis lainnya seperti semikonduktor, bioetanol, produk turunan kelapa, serta rumput laut.

Untuk mendukung peningkatan investasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi berencana mengembangkan sistem Online Single Submission (OSS) berbasis kecerdasan buatan (AI), big data, dan blockchain. 

Selain itu, integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) ke dalam sistem OSS juga akan diperluas dengan target tambahan 400 kabupaten/kota pada 2027.

Komisi XII DPR dalam rapat tersebut menyatakan dapat memahami penjelasan pemerintah terkait pagu indikatif Kementerian Investasi dan Hilirisasi tahun anggaran 2027 sebesar Rp625,14 miliar. 

Pendalaman lebih lanjut akan dilakukan bersama jajaran eselon I kementerian pada rapat berikutnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya