Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

SENIN, 15 JUNI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026, setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan damai. 

Optimisme tersebut mendorong minat investor karena berpotensi mengakhiri ketegangan di Timur Tengah yang selama ini membebani pasar global dan mengganggu stabilitas pasokan energi dunia.

Korea Selatan menjadi pasar dengan kenaikan terbesar di kawasan Asia. Indeks Kospi melonjak lebih dari 4 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Kosdaq yang berisi saham-saham perusahaan berkapitalisasi kecil naik 2,34 persen.


Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 3,51 persen, sedangkan indeks Topix bertambah 2,43 persen. Sementara itu, indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, naik 1,49 persen.

Untuk Hong Kong, kontrak berjangka indeks Hang Seng berada di level 24.706, sedikit di bawah penutupan sebelumnya yang berada di angka 24.718,10. Meski demikian, sentimen pasar secara keseluruhan tetap positif.

Penguatan terjadi setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran telah menyetujui kesepakatan damai yang diharapkan dapat mengakhiri konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Minggu menyatakan bahwa AS dan Iran telah menyepakati penghentian operasi militer secara segera dan permanen di semua lini. Ia juga mengatakan upacara penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss. Pakistan disebut berperan sebagai mediator dalam proses perundingan tersebut.

Presiden AS Donald Trump juga mengumumkan perkembangan tersebut melalui media sosial Truth Social. Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran telah selesai, Selat Hormuz akan dibuka kembali tanpa sistem tol, dan blokade angkatan laut AS terhadap Iran akan diakhiri.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tegasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya