Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah). (Foto: Parlemen TV)

Politik

Dasco Puji Upaya BI Gandeng China Kuatkan Rupiah

SENIN, 15 JUNI 2026 | 00:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memuji upaya Bank Indonesia (BI) yang melakukan langkah-langkah konkret untuk memperkuat Rupiah. Nilai tukar Rupiah terus menunjukkan tren positif.

Apresiasi itu diberikan Dasco merespons kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dengan Gubernur People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng yang ditandatangani pada 11 Juni 2026 di Shanghai, China.

"Kesepakatan itu membuat transaksi antara Indonesia, China Daratan dan Hong Kong bisa lakukan dengan menggunakan Rupiah atau Renminbi tanpa harus menggantungkan pada Dolar Amerika Serikat," kata Dasco dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026.


Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Local Currency Transaction (LCT) diperluas mencakup wilayah Hong Kong. Ikut menandatangani MoU itu adalah Eddie Yue, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Dasco juga mengungkapkan bila dalam MoU itu disepakati QRIS lintas batas Indonesia dengan China. Sehingga, transaksi antara pengusaha China dan Indonesia bisa menggunakan QRIS antaranegara. 

"Sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia semuanya terhubung," jelasnya.

Bagi Dasco, dengan disepakati perjanjian antara Bank Indonesia dengan People’s Bank of China maka transaksi ekspor-impor Indonesia dengan China yang pada 2025 mencapai 154,5 miliar Dolar AS bisa menggunakan LCT. Yaitu Rupiah dengan Renminbi tanpa bergantung lagi dengan Dolar AS.

"Ini upaya yang sangat serius mengurangi kebutuhan Dolar Amerika Serikat untuk transaksi dagang. Termasuk digunakannya QRIS lintas negara antara Indonesia-China. Hal ini dilakukan BI untuk memperkuat Rupiah," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya