Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade (Foto: Dokumen F-Gerindra)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi sorotan publik menyusul kasus dugaan korupsi yang menyeret sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Meski demikian, anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai mayoritas masyarakat tetap menginginkan program tersebut dilanjutkan.
Menurut Andre, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG tidak serta-merta menghilangkan dukungan masyarakat terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Ada masyarakat yang menolak. Tapi faktanya di lapangan, mayoritas masyarakat di Indonesia menginginkan MBG ini tetap berjalan,” kata Andre dalam keterangannya, Sabtu 13 Juni 2026.
Ia mengaku melihat langsung respons masyarakat saat melakukan kunjungan ke daerah pemilihannya. Dari berbagai pertemuan yang dilakukan, mayoritas siswa maupun orang tua menyatakan dukungan agar program MBG tetap dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan.
“Saya bertemu dengan ribuan siswa, saya bertemu ribuan orang tua yang rata-rata mendukung bahwa MBG ini tetap dilaksanakan. Ada kekurangan? Ya kita perbaiki,” ujarnya.
Andre menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang terjadi, termasuk dugaan penyimpangan anggaran dan tata kelola program. Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah evaluasi dan pembenahan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan lebih baik.
“Pemerintah melakukan terus perbaikan dan improvement,” katanya.
Ia juga menyoroti langkah pemerintah yang telah menutup sejumlah dapur MBG yang bermasalah serta menyerahkan dugaan penyimpangan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah sudah memecat pimpinan BGN, kepala BGN dan dua wakil kepalanya, dan juga proses hukumnya jalan,” tegas Andre.
Sebelumnya, penghentian Program MBG menjadi salah satu tuntutan yang disuarakan massa mahasiswa dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada Jumat 12 Juni 2026. Selain MBG, demonstran juga menuntut penghentian pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Meski menuai kritik dan menjadi objek evaluasi, Andre menilai dukungan mayoritas masyarakat terhadap program MBG masih kuat karena manfaatnya dirasakan langsung oleh siswa dan keluarga penerima manfaat.