Berita

Kantor Kementerian Agama, Jakarta (Foto: Kemenag)

Nusantara

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

SABTU, 13 JUNI 2026 | 15:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama terus memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi. 

Langkah tersebut terlihat dalam proses seleksi terbuka enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II yang kini mengedepankan penilaian kompetensi dan rekam jejak secara lebih komprehensif.

Kepala Biro SDM Kementerian Agama Muhammad Zain mengatakan bahwa selain seleksi administrasi dan asesmen kompetensi, penilaian rekam jejak akan menjadi salah satu komponen penting dalam menentukan kandidat terbaik.


“Sesuai regulasi terdapat penilaian rekam jejak dengan menggunakan portofolio. Langkah ini sejalan dengan upaya implementasi Manajemen Talenta di Kementerian Agama. Portofolio akan memperkuat objektivitas penilaian rekam jejak,” ujar Muhammad Zain di Jakarta, dikutip Sabtu 13 Juni 2026.

Seleksi terbuka ini mencakup enam jabatan strategis di lingkungan Kementerian Agama dan perguruan tinggi keagamaan negeri. Para pelamar harus melalui serangkaian tahapan mulai dari seleksi administrasi, penulisan makalah, asesmen kompetensi, wawancara akhir, hingga penelusuran rekam jejak.

Muhammad Zain menjelaskan bahwa seleksi administrasi dilakukan menggunakan sistem gugur berdasarkan dokumen yang diunggah peserta secara daring.

Pelamar diwajibkan menyerahkan berbagai dokumen penting, mulai dari ijazah, SK pengangkatan dan kenaikan pangkat, laporan harta kekayaan, laporan pajak, hingga surat rekomendasi dari pejabat pembina kepegawaian. Selain itu, peserta juga harus menyertakan surat pernyataan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dan tidak memiliki afiliasi dengan partai politik.

Menurut Kemenag, pendekatan tersebut bertujuan memastikan pejabat yang terpilih tidak hanya memiliki kompetensi teknis dan manajerial, tetapi juga integritas, rekam jejak yang baik, serta komitmen terhadap prinsip profesionalisme ASN.

“Kami mengundang PNS yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi terbuka dan kompetitif pengisian enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Agama,” ujar Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin.

Melalui mekanisme seleksi yang lebih terukur dan berbasis portofolio, Kementerian Agama berharap dapat menghadirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu mendorong reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas layanan publik.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya