Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

SABTU, 13 JUNI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memastikan kesiapannya untuk melunasi pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2023 Seri A. Total dana yang dialokasikan emiten perbankan pelat merah ini mencapai Rp1,95 triliun.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu 13 Juni 2026,  masa berlaku obligasi ramah lingkungan (green bond) tersebut bakal berakhir pada 4 Juli 2026 mendatang.

"Perseroan telah menyiapkan dana pembayaran pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2023 Seri A dengan pokok sebesar Rp1,95 triliun yang akan jatuh tempo pada 4 Juli 2026," ungkap manajemen Bank Mandiri dalam laporan tertulisnya.


Instrumen investasi hijau ini pertama kali melantai di BEI pada 5 Juli 2023 dengan total nilai nominal mencapai Rp5 triliun. Dalam penerbitannya, Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2023 tersebut dibagi menjadi dua seri Utama. 

Seri A (BMRI01AGNCN1) memiliki nilai nominal Rp1,95 triliun dengan kupon tetap sebesar 5,80 persen per tahun dan tenor selama tiga tahun (yang akan jatuh tempo Juli ini).

Seri B (BMRI01BGNCN1) memiliki nilai nominal Rp3,05 triliun dengan tingkat bunga tetap 6,10 persen per tahun dan jangka waktu investasi selama lima tahun.

Surat utang berbasis lingkungan milik bank berlogo pita emas ini juga mengantongi peringkat tertinggi idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sementara itu, untuk menjaga independensi dan kepentingan investor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya