Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: HIPMI)

Politik

BBM Naik Ugal-ugalan karena Bahlil Gagal Cari Sumber Pasokan Lain

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 10:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan melonjak tinggi dan membebani masyarakat jika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mampu mencari alternatif sumber pasokan BBM dari negara lain di tengah gejolak global.

Sayangnya, menteri dari Golkar ini gagal mencari solusi sehingga memaksa harga BBM di Indonesia melonjak. Imbasnya, kenaikan harga BBM ini menimbulkan dampak politik bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Secara politis, kenaikan harga Pertamax dapat berpengaruh terhadap Prabowo. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi bila Bahlil bisa mendapatkan sumber BBM dari negara lain,” kata Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Jumat, 12 Juni 2026.


Ia menilai kenaikan harga BBM tersebut mencerminkan rendahnya kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri.

"Kegagalan Bahlil itu menunjukkan kinerjanya yang rendah,” ujarnya.

Atas dasar itu, Jamiluddin berpandangan bahwa Presiden Prabowo perlu melakukan evaluasi terhadap kinerja Bahlil, termasuk mempertimbangkan langkah perombakan kabinet apabila dinilai diperlukan.

"Seharusnya Prabowo mengevaluasi Bahlil untuk direshuffle. Sebab, Bahlil tak mampu menjaga stabilitas harga BBM, khususnya Pertamax,” pungkasnya.

Kenaikan harga BBM awalnya hanya berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada 18 April 2026. Kenaikan kembali terjadi di jenis BBM Pertamax Turbo dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter. Dexlite dari Rp23.600 naik menjadi Rp26.000 per liter, Pertamina Dex dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter pada 4 Mei 2026.

Terbaru, kenaikan signifikan juga menyasar Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, dan Pertamax Green dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Kenaikan ini berlaku sejak 10 Juni 2026.  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya