Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Dolar AS Tersungkur di Tengah Optimisme Diplomasi Iran

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS Tersungkur di Tengah Optimisme Diplomasi Iran

RMOL. Kurs Dolar AS di pasar uang New York melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada akhir perdagangan Kamis 11 Juni 2026 waktu setempat setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan militer lanjutan terhadap Iran. 

Keputusan tersebut memicu optimisme pasar terhadap peluang tercapainya solusi diplomatik yang dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah.


Meredanya kekhawatiran geopolitik membuat investor mengurangi permintaan terhadap aset aman, termasuk Dolar AS. Akibatnya, indeks Dolar AS atau DXY, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama dunia, turun 0,41 persen menjadi 99,64, level terendah dalam hampir satu pekan.

Pelemahan Dolar terlihat di berbagai pasangan mata uang. Terhadap Franc Swiss, Dolar turun 0,68 persen menjadi 0,7948 Franc. Sementara terhadap Yen Jepang, Dolar merosot sehingga Yen menguat 0,49 persen ke level 159,73 per Dolar AS.

Euro juga menguat 0,42 persen menjadi 1,1582 Dolar AS, sedangkan Poundsterling naik 0,37 persen ke 1,3415 Dolar AS. Dolar Australia, yang sensitif terhadap sentimen risiko global, turut menguat 0,66 persen menjadi 0,7048 Dolar AS.

Fokus pasar kini beralih ke pertemuan Federal Reserve pekan depan. Mayoritas ekonom memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga, meski pasar mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang. 

Prospek kebijakan moneter tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah Dolar AS berikutnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya