Berita

Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib (kedua dari kiri) . (Foto: Istimewa)

Nusantara

Gus Salam Serap Aspirasi para Tokoh NU Luar Jawa Jelang Muktamar

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 05:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib terus membangun komunikasi dengan para kiai dan penggerak NU di berbagai daerah. 

Kali ini, sosok yang akrab disapa Gus Salam itu bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh NU di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di wilayah yang sebagian kabupatennya membutuhkan perjalanan lebih dari sehari untuk mencapai Kota Kupang dan akses transportasinya tidak selalu tersedia, berjam’iyah NU menuntut ketangguhan ekstra. 


Apalagi, NU di kawasan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste harus menghadapi tiga tantangan sekaligus, yakni kondisi geografis yang berat, dinamika wilayah perbatasan, dan tantangan ideologis yang terus berkembang.

Realitas itulah yang ingin dipahami lebih dekat oleh Gus Salam, bersama sejumlah masyayikh dari Pesantren Ploso Kediri.

“Kami hormat dan ta’dhim kepada semua pengurus cabang di NTT yang hadir. Kami ingin mendengar dari mereka tentang apapun terkait jam’iyyah Nahdlatul Ulama di lingkungan mereka. Terutama harapan mereka ke depan untuk meningkatkan peran keagamaan dan organisasi, di tengah tantangan dan peluang yang ada,” kata Gus Salam dalam forum silahturahmi dengan PWNU-PCNU se-NTT, Kamis, 12 Juni 2026. 

Dalam pertemuan itu, Gus Salam menekankan bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai benteng nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sekaligus tempat lahirnya para penggerak kemaslahatan umat.

Menurutnya, pesantren tidak hanya mencetak ulama, tetapi juga menanamkan karakter, kemandirian, dan kepedulian sosial yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, para pengurus PCNU se-NTT menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi NU di daerahnya. Hidup di tengah masyarakat yang beragam membuat warga NU dituntut terus menjaga toleransi dan harmoni sosial. 

Mereka juga berharap PBNU ke depan semakin memperhatikan dan mendampingi perkembangan NU di Indonesia Timur. Dari dialog tersebut mengemuka satu pesan yang sama, yakni pentingnya kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.

“Harapannya, PBNU turut menjaga dan memelihara NU, merangkul, dan memiliki kepedulian terhadap pengurus NU yang di luar Jawa, terkhusus di NTT. Dan, berharap NU di di NTT bisa memiliki pondok pesantren, sama seperti di Jawa,” kata Kiai Latif Daka, Ketua PCNU Kab. Alor.

“Saya juga berharap, Ketua Umum PBNU ke depan bisa mengembalikan marwah NU, dan merangkul PCNU di luar Jawa, khususnya dalam mengembangkan program di bidang pendidikan,” timpal Kiai Zainal Muttaqin, dari PCNU Malaka.

Menanggapi berbagai masukan, gagasan, dan harapan yang disampaikan para pengurus PCNU, Gus Salam mengajak seluruh pengurus, kader, dan warga NU untuk terus menjaga harmoni di tengah masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya peran NU sebagai pelopor toleransi serta penguat persatuan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Nusa Tenggara Timur. Karena itu, warga NU didorong untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati dan mengkampanyekan nilai-nilai pluralisme dalam kehidupan bermasyarakat.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

RI Dorong Status 742 Cagar Budaya Nasional Baru

Kamis, 03 September 2026 | 18:29

Di Forum Ekonomi Vladivostok, Prabowo Beberkan Alasan RI Tetap Jalankan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:23

BGN ‘Berdosa’ Jika Biarkan Korban Keracunan MBG

Kamis, 03 September 2026 | 18:19

Profil Lionel Messi, Akhiri Karier Internasional dengan 125 Gol

Kamis, 03 September 2026 | 17:57

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

Kamis, 03 September 2026 | 17:43

Anggaran MBG 2027 Capai Rp232,876 Triliun

Kamis, 03 September 2026 | 17:40

Kemenkop Tegaskan Anggaran Rp103 Miliar Bukan untuk Podcast

Kamis, 03 September 2026 | 17:35

Mantan Pemain Timnas Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Jejak Kariernya di Sepak Bola Indonesia

Kamis, 03 September 2026 | 17:25

IHSG-Rupiah Kompak Cerah Hari Ini

Kamis, 03 September 2026 | 17:23

Demo Kantor Agrinas Diduga Ditunggangi Oknum

Kamis, 03 September 2026 | 17:08

Selengkapnya