Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Peluang Gibran Nyapres di 2029 Tipis, Ini Sebabnya

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 04:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Analis Politik Center for Indonesian Reform (CIR), Subhan Akbar, memperkirakan peluang anak sulung Mantan Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2029 mendatang sangat tipis. 

Meskipun dukungan politik dan pendanaan cukup solid tapi situasi pencapresan di tahun 2029 akan lebih ketat dari sebelumnya. 

Menurut Subhan, publik akan mengawasi dengan ketat persyaratan pencalonan yang dikeluarkan KPU. Proses verifikasi dokumen pencalonan akan menjadi perhatian publik menyusul adanya polemik keaslian Joko Widodo saat mendaftar ke KPU. Dan ini akan menyulitkan siapapun untuk memanipulasi dokumen pencalonan. 


"Publik dan lembaga pengawas pemilu pasti akan menyoroti proses verifikasi dokumen ini. Publik tidak ingin kejadian 10 tahun lalu dimana proses verifikasi berkas pencalonan Joko Widodo tidak diverifikasi sesuai aturan. Akibatnya sekarang menimbulkan polemik," kata Subhan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 11 Juni 2026.

Ia memperkirakan dengan kondisi ini pihak sponsor Gibran akan berupaya mencari figur lain yang lebih aman secara dokumen. Jika masih berharap yang maju harus dari keluarga Joko Widodo maka pilihannya akan jatuh pada Kaesang.

"Trah Jokowi tetap akan dipakai dalam kontestasi pilpres nanti. Tapi pilihannya bukan Gibran. Tim pendukung akan mencari cara yang lebih aman untuk tetap mengikuti kontestasi politik lima tahunan itu. Caranya mengganti Gibran dengan Kaesang sebagai salah satu kontestan," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya