Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Turunkan BBM hingga Hentikan MBG jadi Tuntutan Aksi BEM UI

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 00:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Lima tuntutan akan disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas di Universitas Indonesia (UI) saat demo di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat, 12 Juni 2026.

Pertama setop pemborosan APBN, kedua turunkan harga kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM), ketiga hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, keempat hentikan militerisme di ranah sipil, dan terakhir, kelima, menuntut Presiden Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan menilai tuntutan itu juga bagian dari keresahan rakyat pasca naiknya harga-harga kebutuhan.


“Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni,” kata Yatalathof  dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Selain dari internal UI, BEM UI juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah untuk menyuarakan pendapat mereka.

“Datanglah! Pupus harapan pemerintah akan berubah dikarenakan pemimpinnya arogan, sombong, dan tantrum. Kita rebut keadilan! Karena Keadilan tidak datang sendiri. Ia harus dijemput oleh rakyat Indonesia yang besar, bukan pemerintah yang berlagak besar padahal pemimpinnya hanya pelayan oligarki dan petugasnya Trump,” ujar Yatalathof.

Menurut data sementara ada kampus-kampus yang dipastikan ikut serta dalam aksi besok yakni BEM UI dan 15 BEM Fakultas yang ada di UI, BEM KM IPB, BEM PNJ, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, FMN Pusat, FMN UI, Pembebasan dan Semar UI. 

“Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut di rapat malam ini,” pungkas Yatalathof.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya