Berita

Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis, 11 Juni 2026. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 22:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Bandung Raya bersama sejumlah organisasi kemahasiswaan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai semakin membebani masyarakat. Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), program Makan Bergizi Gratis (MBG), persoalan pendidikan, hingga rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri.

Koordinator FMN Bandung Raya, Ainul Mardhyah, menilai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak terlepas dari kebijakan negara yang belum menyentuh akar permasalahan.


Menurutnya, pemerintah seharusnya mendorong reforma agraria yang berpihak kepada rakyat serta memperkuat industrialisasi nasional guna menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

"Persoalan yang dihadapi rakyat hari ini harus dijawab dengan kebijakan yang menyentuh akar masalah, bukan sekadar program jangka pendek," kata Ainul dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah mengevaluasi program MBG. Mereka menilai program tersebut menyerap anggaran besar, namun masih menyisakan berbagai persoalan dalam implementasinya.

Selain itu, massa aksi menyoroti kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dinilai berpotensi meningkatkan beban hidup masyarakat. Kenaikan harga energi disebut akan berdampak pada naiknya biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.

Di sektor pendidikan, mahasiswa menilai akses terhadap pendidikan tinggi masih menjadi persoalan karena tingginya biaya kuliah yang harus ditanggung mahasiswa dan keluarga.

Presiden Mahasiswa UPI 2026, Khallid Saiful, mengatakan kondisi ekonomi nasional menjadi salah satu alasan mahasiswa turun ke jalan. Menurutnya, daya beli masyarakat terus tertekan akibat kenaikan sejumlah kebutuhan pokok dan harga energi.

Selain isu ekonomi, Khallid juga menyoroti rencana pengesahan RUU Polri yang dinilai perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan kewenangan institusi kepolisian dan berdampak langsung terhadap kehidupan demokrasi.

"Mahasiswa memiliki kewajiban untuk mengawal setiap kebijakan publik agar tetap berada dalam koridor kepentingan rakyat," tegasnya.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan. Secara bergantian para mahasiswa menyampaikan orasi dari atas mobil komando yang terparkir di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Massa menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Mereka juga menyatakan akan terus mengawal berbagai kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat melalui konsolidasi dan gerakan lanjutan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya