Berita

Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI Wahyu Dewanto. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Raihan WTP Sembilan Kali Jadi Komitmen Jaga Tata Kelola Keuangan Daerah

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Pemprov DKI atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Opini tersebut untuk ke-9 kali secara berturut-turut.

Demikian disampaikan Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI Wahyu Dewanto dalam Rapat Paripurna penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD DKI Jakarta.

“Pencapaian ini tentu patut diapresiasi karena menunjukkan adanya komitmen untuk terus menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Wahyu, dikutip dari laman DPRD DKI, Kamis 11 Juni 2026.


Fraksi Gerindra juga menyoroti kinerja fiskal Pemprov DKI Jakarta. Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp80,03 triliun atau 94,76 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp84,45 triliun.

Jumlah tersebut mencerminkan stabilitas fiskal yang terjaga dengan baik di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

Kemudian, belanja daerah dari total anggaran Rp85,98 triliun, Pemprov DKI berhasil merealisasikan Rp76,10 triliun atau sebesar 88,51 persen.

Rinciannya, belanja operasi mencapai Rp62,57 triliun atau 92,83 persen dan belanja modal terealisasi Rp13,15 triliun atau 86,22 persen.

Wahyu menilai, tidak tercapainya realisasi 100 persen merupakan hal yang wajar dalam pengelolaan anggaran yang kompleks. Sebab, terdapat faktor teknis dan penyesuaian program di lapangan.

Meski demikian, Wahyu mengimbau agar Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp5,82 triliun dapat digunakan secara lebih strategis pada tahun anggaran mendatang. Sehingga belanja modal perlu dioptimalkan secara maksimal.

“Harapan kami, realisasi anggaran tersebut benar-benar menghadirkan dampak nyata," pungkas Wahyu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya