Berita

Presiden Prabowo Subianto, Mantan WaklnPresiden Jusuf Kalla, dan Solihin Kalla (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

JK Temui Prabowo di Istana, Bahas Energi hingga Isu Perdamaian Dunia

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama putranya Solihin Kalla di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Berdasarkan tayangan video YouTube Sekretariat Presiden, tampak JK dan Solihin turun dari mobil hitam dan langsung disambut oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Di dalam Istana, Prabowo yang mengenakan baju safari berwarna krem menyambut hangat kedatangan JK. Keduanya terlihat bersalaman, selanjutnya JK memperkenalkan sang putra kepada Presiden. 


Setelah itu, ketiganya duduk bersama untuk berdialog membahas sejumlah agenda strategis.

Usai pertemuan, JK mengungkapkan bahwa pembicaraan utama dengan Presiden Prabowo berkaitan dengan penguatan sektor energi nasional, termasuk percepatan pengembangan energi hijau sebagai fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

"Saya dengan Solihin baru saja berbicara lama dengan Bapak Presiden dan didampingi juga oleh Pak Sesneg dengan Pak Seskab untuk meningkatkan kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada badan energi," kata JK.

JK menyebut Indonesia siap mengembangkan kapasitas pembangkit energi, baik energi terbarukan maupun pembangkit lainnya, guna menopang target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. 

"Kita siap untuk, kita sudah membangun 1.500 mega PLTA ini kita siap membangun lagi 2.000 mega termasuk juga PLTG. Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen sampai 8 persen, itu butuh energi luar biasa banyaknya," ujarnya.

Selain sektor energi dan investasi, JK mengatakan pertemuan tersebut juga membahas isu perdamaian dunia, termasuk dinamika konflik di sejumlah negara.

"Nah itu yang kita sampaikan, di samping juga bicarakan perdamaian apa yang terjadi di negara-negara kayak di Thailand dan di Afganistan. Itu yang kita bicarakan tadi juga seperti itu," kata JK.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya