Berita

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Peaceful Muharram 1448 H: Kemenag Ajak Umat Pastikan Akurasi Kiblat di 1,448 Juta Titik

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam meluncurkan rangkaian program Peaceful Muharram 1448 Hijriah untuk menyambut Tahun Baru Islam yang jatuh pada 16 Juni 2026. 

Program ini dirancang sebagai momentum refleksi sekaligus pembenahan diri bagi umat Islam di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan peringatan tahun baru Hijriah kali ini dikemas lebih variatif dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.


"Kami ingin mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan momentum tahun baru Hijriah tersebut untuk melakukan perbaikan-perbaikan ke depan, melakukan berbagai macam perubahan agar tahun depan kita menjadi lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya," ujar Abu Rokhmad di Auditorium HM Rasjidi Kemenag, Jakarta, Kamis 11 Juni 2026. 

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Gerakan Rashdul Kiblat Nasional. Menurut Abu, gerakan ini sederhana tetapi memiliki manfaat besar bagi kualitas ibadah umat Islam.

"Kegiatannya simpel tapi bisa membuat arah kiblat kita waktu salat itu jauh lebih presisi daripada sebelum-sebelumnya," katanya.

Melalui Gerakan Rashdul Kiblat Nasional, Kemenag menargetkan pengecekan dan penyempurnaan arah kiblat di 1,448 juta titik yang tersebar di berbagai fasilitas ibadah dan bangunan publik. Cakupan tersebut meliputi masjid, musala, hotel, restoran, hingga rumah penduduk.

Selain Gerakan Rashdul Kiblat, rangkaian Peaceful Muharram juga diisi berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti pemberdayaan eks narapidana terorisme (napiter), program kepemudaan, serta gerakan 100.000 khataman Al-Quran.

"Saya kira tahun baru Islam 1448 Hijriah ini lebih menarik, lebih variatif daripada peringatan tahun baru Islam sebelumnya," tutur Abu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya