Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). (Foto: Istimewa)

Politik

Bea Cukai Sumbang Penerimaan Negara Rp100,6 Triliun pada April 2026, Naik 0,6 Persen

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat penerimaan negara sebesar Rp100,6 triliun hingga akhir April 2026. 

Angka tersebut menyumbang hampir sepertiga atau 29,9 persen dari total pendapatan negara dalam APBN dan naik 0,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengatakan, kontribusi terbesar masih berasal dari penerimaan cukai yang mencapai Rp74,8 triliun. Realisasi ini naik 2,2 persen secara tahunan, seiring dengan meningkatnya produksi rokok pada triwulan pertama tahun ini.


Hingga April 2026, penerimaan dari bea masuk juga tercatat mencapai Rp16,4 triliun, naik 6,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan terutama ditopang oleh aktivitas impor LPG serta barang-barang yang digunakan untuk kebutuhan proyek.

Sementara penerimaan bea keluar masih mencatat penurunan. Nilainya tercatat Rp9,3 triliun atau menyusut 17,5 persen secara tahunan. Namun, tekanan itu disebut mulai mereda setelah harga crude palm oil (CPO) mengalami penguatan pada Maret dan April 2026.

Selain menjalankan fungsi pengumpulan penerimaan, Bea Cukai, kata Budi juga terus mengintensifkan pengawasan terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

“Kinerja positif penerimaan dan pengawasan ini mempertegas komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan, serta melindungi masyarakat dan mengamankan perekonomian nasional,” kata Budi dalam keterangan resminya, Kamis, 11 Juni 2026.

Selama empat bulan pertama 2026, petugas telah melakukan 5.451 kali penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Dari operasi tersebut, sebanyak 684 juta batang rokok tanpa izin berhasil diamankan.

Selain itu Bea Cukai juga mencatat 522 penindakan terhadap kasus narkotika dengan total barang bukti yang disita mencapai 3,31 ton.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya