Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Juni 2026. (Foto: Humas Mabes Polri)

Presisi

Polri Hidupkan Satgas Anti Mafia Bola Berantas Judi Piala Dunia 2026

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satgas Anti Mafia Bola kembali diaktifkan Polri untuk menindak aksi judi bola selama pelaksanaan Piala Dunia 2026.

"Satgas ini akan kita hidupkan kembali, sehingga di satu sisi jangan sampai nanti, Piala Dunia ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Juni 2026 

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memanfaatkan momentum Piala Dunia dengan perjudian. 


"Kami minta untuk masyarakat, karena Piala Dunia adalah tontonan bersama yang mengutamakan sportivitas dalam hal olahraga, tentunya kita menonton dengan suasana yang penuh dengan sportif. Jangan sampai nanti dikotori oleh hal-hal yang kemudian justru malah merusak dari semangat sportivitas itu, antara lain dengan adanya penyelenggaraan masalah judi," jelasnya.

Di sisi lain, Kapolri menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek se-Indonesia untuk menggelar nonton bareng (nobar) gratis Piala Dunia 2026.

Keputusan tersebut diambil usai Kapolri menerima audiensi jajaran direksi TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Juni 2026. Pertemuan itu secara khusus membahas kerja sama hak siar nobar, perizinan, hingga skema pengamanan.

"Polri akan membantu mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah," tandas Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan, pemanfaatan kantor polisi sebagai lokasi nobar gratis bukan sekadar memberikan hiburan segar bagi masyarakat, melainkan ada misi perputaran ekonomi di dalamnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya