Berita

Sekretaris Yayasan Nawasena Goldy Herdiansyah. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pertamax Naik Efek Penyesuaian Harga Minyak Global

RABU, 10 JUNI 2026 | 22:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menyesuaikan alias menaikkan harga BBM nonsubsidi berupa Pertamax series pada Rabu 10 Juni 2026.

Sekretaris Yayasan Nawasena Goldy Herdiansyah menilai keputusan Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi sebagai konsekuensi penutupan selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur penting distribusi minyak global.

"Pilihan menaikkan harga Pertamax tidak terlepas dari penutupan selat Hormuz sehingga menyebabkan kenaikan harga minyak global," kata Goldy dalam keterangannya.


Selain itu, menurut Goldy, penyesuaian harga Pertamax tidak terlepas dari harga minyak mentah Indonesia sekitar 106,56 dolar AS per barel.

Kondisi tersebut menambah beban produksi Pertamina sehingga menjadikan harga jual lebih tinggi.

"Situasi ini dikarenakan Indonesia masih bergantung terhadap impor BBM untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," kata Goldy.

Namun Goldy mengingatkan bahwa kenaikan harga Pertamax akan diikuti dengan kenaikan harga barang dan jasa lainnya.

"Ini tentunya akan menambah pengeluaran rakyat," kata Goldy.

Lebih lanjut, Goldy berharap agar pemerintah melakukan mitigasi dengan memberi proteksi sosial untuk mengurangi beban rakyat.

"Pemerintah sebaiknya memberikan bansos untuk menanggulangi dampak yang dihasilkan dari kenaikan harga sehingga dapat mengurangi beban rakyat," pungkas Goldy.

Pertamina resmi melakukan kenaikan harga BBM Pertamax (RON 92) menjadi Rp 16.250 per liter (naik dari Rp 12.300) dan Pertamax Green 95 menjadi Rp 17.000 per liter (naik dari Rp 12.900) per 10 Juni 2026.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya