Berita

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (Foto: Kemensos)

Politik

Gus Ipul Temui Dudung, Bahas Evaluasi Setahun Sekolah Rakyat

RABU, 10 JUNI 2026 | 22:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menemui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Gedung KSP, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juni 2026.

Pertemuan tersebut dilakukan menjelang satu tahun pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya hari ini melaporkan perkembangan pembelajaran Sekolah Rakyat yang sudah berlangsung lebih dari 10 bulan atau bahkan hampir 11 bulan," kata Mensos yang akrab disapa Gus Ipul.


Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menyampaikan adanya peningkatan jumlah peserta didik Sekolah Rakyat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah siswa yang dialokasikan mencapai lebih dari 15 ribu orang. Sementara pada tahun ini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 32 ribu siswa.

"Tahun lalu kita mengalokasikan 15 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat. Tahun ini lebih dari 32 ribu yang akan diterima sebagai bagian dari siswa Sekolah Rakyat," ujarnya.

Menurut Gus Ipul, peningkatan jumlah siswa tersebut sejalan dengan bertambahnya pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang saat ini masih terus berlangsung.

"Peningkatan alokasi ini sesuai dengan jumlah gedung permanen yang dibangun oleh pemerintah atas arahan Bapak Presiden. Saya kira ini yang penting yang bisa kami laporkan," tuturnya.

Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada Dudung beserta jajaran KSP yang selama ini mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Menurutnya, memasuki usia satu tahun pada Juli 2026 mendatang, program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu itu perlu terus dievaluasi agar penyelenggaraannya semakin baik.

"Kami berterima kasih kepada Pak Dudung. Sejak beliau dilantik sudah melihat secara langsung pembelajaran di Sekolah Rakyat dan staf-stafnya membersamai kami di berbagai kesempatan," katanya.

Ia berharap dukungan KSP terus berlanjut demi menyempurnakan pelaksanaan Sekolah Rakyat, baik dari sisi tata kelola, pemenuhan sumber daya manusia maupun penyelesaian berbagai tantangan di lapangan.

"Saya memohon dukungan terus dari Pak Dudung selaku Kepala KSP agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat makin baik, makin sempurna, dan nanti melahirkan generasi-generasi yang pintar, berkarakter, dan terampil sebagaimana harapan Bapak Presiden," imbuhnya.

Sementara itu, Dudung menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen di berbagai daerah.

Menurut Dudung, program tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Karena di situlah anak yang putus sekolah, anak yang tidak sekolah, ini akan ditampung dan kemudian disekolahkan secara boarding di Sekolah Rakyat. Saya akan dukung dan secara langsung Pak Menteri setiap saat dengan tangan terbuka," tegas Dudung.

Ia memastikan KSP akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut, termasuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang muncul selama proses pembangunan maupun kegiatan pembelajaran.

"Staf saya akan membantu untuk menyelesaikan program, termasuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi dengan berbagai macam pihak sehingga proses pembangunan sampai proses pembelajaran yang berkelanjutan ini akan terus tercapai dengan baik," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya