Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menghadap Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Sangat Mustahil Bahlil Berani Menantang Prabowo di 2029

RABU, 10 JUNI 2026 | 16:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sangat mustahil berani menantang Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2029.

"Meski berbagai usaha pencitraan untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas Bahlil terus menerus gencar dilakukan selama beberapa bulan terakhir," kata analis politik Saiful Huda Ems kepada RMOL, Rabu 10 Juni 2026. 

Menurut Saiful, meskipun populer, namun tidak berarti Bahlil disukai dan akan dipilih oleh rakyat. Popularitas itu kan tidak selalu berbanding linier dengan elektabiltas seseorang. 


"Apalagi Bahlil selama ini justru sangat terasa sekali tidak disukai oleh sebagian besar rakyat, karena Bahlil beberapakali telah membuat kebijakan yang sangat merugikan rakyat," kata Saiful.

Selanjutnya, kata Saiful, naiknya Bahlil sebagai ketua umum Partai Golkar tidak melalui mekanisme demokrasi yang benar. 

"Bahlil naik di kursi ketum Golkar hasil dari "kudeta merangkak" Jokowi," kata Saiful. 

Berikutnya, Saiful menilai sangat mustahil  Jokowi maupun Prabowo Subianto merestui Bahlil untuk menjadi Capres 2029. 

"Merestui Bahlil sama halnya dengan membiarkan langkah penjegalan untuk naiknya Gibran maupun Prabowo sebagai Presiden 2029," kata Saiful.

Bukan cuma itu, Saiful melihat Gibran pun sangat berambisi menggantikan Prabowo di kursi RI 1. 

"Gibran tentunya akan mencari figur calon pendamping (Cawapres) yang sangat populer dan memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi. Bahlil pastinya tidak akan memenuhi kriterianya untuk dapat menjadi calon pendampingnya," pungkas Saiful.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya