Berita

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KPK Panggil Bupati PPU Mudyat Noor terkait Korupsi di Kutai Kartanegara

RABU, 10 JUNI 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 23 orang dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) korporasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), salah satunya Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, Rabu 10 Juni 2026.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik memanggil 23 orang sebagai saksi untuk tersangka korporasi dalam perkara yang menjerat mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKP Provinsi Kalimantan," kata Budi kepada wartawan.


Para saksi yang dipanggil, yakni Herry Maryadi selaku Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tahun 2005-2008, Idzuar selaku pensiunan guru, I Gede Sudiarta, Masdari selaku Komisaris Utama PT Bara Kumala Sari atau Komisaris PT Alam Jaya Pratama.

Selanjutnya, Mudyat Noor selaku Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2025-2030, Muhammad Aryo Sidiq selaku Komisaris PT Hayyu Tirta Sejahtera, Muhammad Hendry Andhika selaku Kepala Accounting PT Bara Kumala, Muhammad Idrus Haji Burhan selaku Direktur Utama PT Bara Kumala.

Kemudian, Muhammad Reza selaku Kabag SDA Sekretariat Daerah Pemkab Kukar, Rusfidi Ardin selaku mantan Direktur di PT SKN, PT Bara Kumala Sakti, PT Alamjaya Barapratama dan PT Lembu Swana Perkasa, Rahmat Hidayat Waskito selaku staf Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Kukar tahun 2003-2022.

Lalu, Rangga Nugraha selaku Manager Keuangan PT Alam Jaya Pratama, Rohani selaku Direktur PT Alam Jaya Pratama tahun 2006-2017, Sulasno selaku Direktur Utama PT Hayyu Pratama Kaltim atau Direktur Operasional PT Sinar Kumala Naga.

Selanjutnya, Rudi Hartono selaku Sekretaris Kelompok Tani Bentuhung Grup, Rudiansyah Noor selaku petani sarang burung Walet, Muhammad Syaifuddin selaku Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Pemkab Kukar tahun 2016-2019, Hasan Bisri alias Hasan Bor selaku Direktur PT Nabila Hawa Tehnik.

Kemudian, Hermanto Cigot selaku Direktur Utama PT Bara Kumala Sakti tahun 2008-2012, Salman selaku anggota kelompok Tani Bentuhung, Saman selaku Ketua Kelompok Tani Bentuhung, Verdita Angreni alias Dita selaku freelance admin PT Nabila Hawa Tehnik, dan Adinur selaku Kepala Dinas Pertambangan Pemkab Kukar tahun 2011-2014.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya