Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: PPID)

Nusantara

Pemprov DKI Jamin Tetap Subsidi Transjabodetabek Meski Tarif Disesuaikan

RABU, 10 JUNI 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menggodok penyesuaian tarif transportasi umum Transjabodetabek.

Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung
menegaskan pemerintah daerah tetap akan memberikan subsidi transportasi sehingga penyesuaian tarif tidak membebani masyarakat.

"Untuk Transjabodetabek terus terang segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan, karena sekarang ini bahkan kemarin Bapak Wali Kota Bekasi juga telepon ke saya secara pribadi jangan sampai kemudian tidak disubsidi. Enggak mungkin enggak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi," jelas Pramono di RSIA Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juni 2026.

"Untuk Transjabodetabek terus terang segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan, karena sekarang ini bahkan kemarin Bapak Wali Kota Bekasi juga telepon ke saya secara pribadi jangan sampai kemudian tidak disubsidi. Enggak mungkin enggak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi," jelas Pramono di RSIA Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juni 2026.

Pramono menyampaikan, besaran kenaikan tarif Transjabodetabek akan dipertimbangkan secara matang agar masyarakat tidak kembali beralih menggunakan kendaraan pribadi.

"Prinsipnya pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh tidak membuat orang kemudian beralih kepada kendaraan pribadi kembali," kata dia.

Penyesuaian tarif Transjabodetabek salah satunya akan dilakukan untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta. Saat ini tarif Transjabodetabek untuk rute tersebut masih sebesar Rp3.500.

Pramono menilai, besaran tarif tersebut masih sangat terjangkau jika dibandingkan dengan transportasi lainnya seperti Bus Damri ataupun taksi.

"Kalau kemudian Rp3.500 untuk parkir di Soekarno-Hatta saja tidak cukup, maka yang begitulah akan ada penyesuaian," jelasnya.

Rencana penyesuaian tarif Transjabodetabek ini dipertimbangkan karena Pemprov DKI menanggung beban subsidi yang sangat besar, termasuk untuk biaya perawatan halte di luar wilayah Jakarta.

Ditegaskan Pramono, Pemprov DKI akan meningkatkan kualitas layanan operasional Transjabodetabek dan menambah jumlah armadanya. Diharapkan melalui upaya ini, perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam menggunakan transportasi umum terus meningkat.

Apalagi, konektivitas transportasi di Jakarta sudah sangat tinggi, yang mencapai 93 persen. Sayangnya, tak lebih dari 30 persen masyarakat yang baru memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang telah disediakan ini.

"Ini akan menjadi sangat baik kalau kemudian orang terus-menerus menggunakan transportasi umum sudah di atas angka 30 persen. Apakah bisa? Saya yakin bisa," kata dia.

Ia meyakini, minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum masih tinggi, mengingat adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru-baru ini. Selain itu, Pemprov DKI juga telah menggratiskan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat yang memenuhi syarat.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya