Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL)

Politik

Bahlil Bisa Masuk Bursa Pilpres 2029 Jika Direstui Prabowo

RABU, 10 JUNI 2026 | 09:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Konstelasi politik menuju Pilpres 2029 mulai memunculkan berbagai spekulasi, termasuk terkait peluang Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk ikut bertarung dalam kontestasi mendatang.

Popularitas Bahlil belakangan menjadi sorotan setelah lagu bertema MBG atau Mas Bahlil Ganteng viral di media sosial. Kondisi itu memunculkan prediksi bahwa elektabilitas dan tingkat keterkenalan Bahlil berpotensi meningkat signifikan menjelang 2029.

Namun, Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Bahlil tengah menyiapkan diri sebagai calon presiden.


“Saya kira tidak sejauh itu. Bahlil sudah mengunci tidak akan maju Pilpres dengan mengatakan mau maju Pileg pada 2029. Itu kode keras bahwa tidak ada atensi untuk urusan pencapresan,” kata Adi kepada RMOL, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Adi, viralnya lagu yang dikaitkan dengan Bahlil lebih tepat dilihat sebagai keuntungan politik dan personal yang berdampak pada peningkatan popularitas dirinya maupun Partai Golkar.

“Soal lagunya Bahlil yang viral itu hanya bonus buat Bahlil secara personal. Itu membuat Bahlil dan Golkar makin populer dan makin banyak dibicarakan orang. Ini modal yang bagus,” ujarnya.

Meski demikian, Adi tidak menutup kemungkinan Bahlil masuk dalam bursa Pilpres 2029 apabila mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, peluang tersebut lebih realistis dibandingkan skenario Bahlil maju sebagai penantang Prabowo dalam kontestasi mendatang.

“Bahlil bisa maju Pilpres 2029 jika diminta Prabowo. Misalnya diminta Prabowo sebagai calon wakilnya,” jelas Adi.

Ia menilai posisi Bahlil saat ini lebih strategis sebagai figur yang memperkuat koalisi pemerintahan dan konsolidasi politik Golkar ketimbang membangun poros alternatif untuk menghadapi Prabowo pada Pilpres mendatang.

Karena itu, berbagai spekulasi yang mengaitkan viralitas Bahlil dengan ambisi pencapresan masih terlalu jauh untuk disimpulkan sebagai langkah politik menuju Pilpres 2029.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya