Berita

Pasukan Amerika Serikat lakukan serangan balasan ke Iran setelah helikopter Apache ditembak jatuh di Selat Hormuz (Unggahan akun X @CENTCOM)

Global

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

RABU, 10 JUNI 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap Iran sebagai respons atas insiden jatuhnya helikopter tempur AH-64 Apache Angkatan Darat AS di sekitar Selat Hormuz. 

Menurut keterangan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), operasi militer itu dilakukan atas perintah Presiden AS Donald Trump dan disebut sebagai tindakan pertahanan diri yang dianggap sepadan dengan insiden yang terjadi sehari sebelumnya.

“Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS. Misi ini merupakan respons yang proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan,” tulis CENTCOM di media sosial X pada Selasa, dikutip Rabu, 10 Juni 2026.


Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Iran telah menembak jatuh salah satu helikopter Apache milik AS yang sedang berpatroli di atas Selat Hormuz.

“Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache canggih kami saat berpatroli di atas Selat Hormuz,” kata Trump melalui Truth Social.

Trump menegaskan bahwa kedua pilot berhasil selamat dan tidak mengalami luka serius. Namun, ia menekankan bahwa Washington tetap harus memberikan respons.

“Ada dua pilot yang terlibat, keduanya selamat dan tidak terluka. Meskipun demikian, Amerika Serikat harus, tentu saja, menanggapi serangan ini,” ujarnya.

Sementara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tidak secara langsung mengakui keterlibatan negaranya dalam insiden tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa kehadiran pasukan asing di kawasan itu meningkatkan risiko terjadinya konflik.

"Pasukan asing di dekat wilayah kami selalu berisiko karena kesalahan manusia, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak,” tulis Araghchi di X.

“Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah mereka pergi. Kami lebih memilih bahasa diplomasi, tetapi juga berbicara dalam bahasa lain," tambahnya.

Sebelum pernyataan Trump, CENTCOM mengungkapkan bahwa kedua awak helikopter berhasil diselamatkan sekitar dua jam setelah insiden terjadi di lepas pantai Oman.

Yang menarik, proses penyelamatan dilakukan oleh kapal tanpa awak atau kapal drone milik Satuan Tugas 59 AS. Ini menjadi salah satu operasi penyelamatan pertama yang melibatkan kapal tak berawak dalam misi militer Amerika.

Menurut militer AS, kedua personel berada dalam kondisi stabil dan hanya mengalami cedera ringan yang tidak mengancam jiwa.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya