Berita

Kolase Bahlil Lahadalia dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

RABU, 10 JUNI 2026 | 06:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perhelatan pilpres 2029 telah memunculkan konfigurasi baru yang akan menghadang ambisi Prabowo Subianto meraih kepemimpinan dua periode.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan melihat manuver Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tidak bisa dianggap remeh. Salah satunya melalui lagu ‘MBG’ (Mas Bahlil Ganteng) yang viral di media sosial. 

“Apabila musik dan meningkatnya  popularitas Bahlil saat ini dengan adanya lagu MBG, Bahlil bisa masuk dalam bursa Capres atau Cawapres di Pilpres 2029 mendatang,” tutur Hasyibulloh kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.   


Ia memandang Bahlil sebagai sosok yang bisa menyaingi Prabowo di Pilpres 2029. Selain itu, bisa juga dengan skema yang mau tidak mau, Prabowo harus menggandeng Bahlil sebagai cawapresnya. 

“Munculnya Bahlil ini bisa menjadi salah satu alternatif pilihan dalam pilpres 2024,” ungkapnya.

Lanjut Hasyibulloh, Bahlil juga memiliki kemungkinan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka yang kini terus didorong oleh para loyalis Jokowi untuk maju Pilpres 2029. 

“Tidak menutup kemungkinan Bahlil apabila berpasangan dengan Gibran sebagai cawapres di 2029 mendatang menjadi pasangan kuda hitam yang akan memberikan efek kejut politik dalam pemilu presiden 2029 mendatang,” jelasnya.

“Bisa jadi, kekuatan ini (Gibran-Bahlil) hebat dalam segi modal logistik dari Solo dan kekuatan Golkar,” pungkas Hasyibulloh.  


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya