Berita

Gedung Bank Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

BI Diprediksi Kerek Suku Bunga Hingga 5,75 Persen pada Kuartal III-2026

SELASA, 09 JUNI 2026 | 19:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan melanjutkan kebijakan pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan hingga 5,75 persen pada tahun ini.

Ekonom Bank Mandiri, Faisal Rahman, menilai ruang bagi kenaikan suku bunga lanjutan masih terbuka karena berbagai risiko eksternal dan domestik belum menunjukkan tanda mereda.

"Karena ketidakpastian global dan domestik yang terus-menerus kemungkinan tidak akan mereda dalam waktu dekat, sehingga menimbulkan risiko berkelanjutan terhadap stabilitas rupiah," kata Faisal dalam keterangannya, Selasa 9 Juni 2026.


Menurutnya, tantangan yang masih membayangi perekonomian global dan domestik membuat bank sentral perlu mempertahankan kebijakan yang berorientasi pada stabilitas untuk menjaga nilai tukar rupiah, meski BI telah menaikkan suku bunga secara mendadak sebesar 25 bps menjadi 5,5 persen pada Selasa ini.

"Ini untuk menjaga stabilitas ekonomi makro dan pasar keuangan di tengah ketidakpastian yang terus meningkat," kata Faisal.

Faisal mengatakan, dari sisi global, konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang berpotensi mendorong inflasi dunia sekaligus memengaruhi arah kebijakan moneter negara-negara besar.

"Akibatnya, ekspektasi pasar telah bergeser ke arah The Fed yang lebih agresif, dengan kemungkinan kenaikan suku bunga kebijakan pada Desember 2026," kata Faisal.

Dalam kondisi tersebut, BI diperkirakan akan tetap mempertahankan pendekatan kebijakan pro-stabilitas guna menjaga daya tarik aset keuangan domestik di mata investor global.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya