Berita

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian Saleh Husin (tengah). (Foto: Dokumentasi Kadin)

Bisnis

Kadin: Jangan Sampai Industri Keramik Tergerus Produk Impor

SELASA, 09 JUNI 2026 | 02:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah seperti sekolah rakyat dan rencana pembangunan 3 juta rumah tentu memberikan angin segar buat industri keramik dalam negeri.  

Saat ini, kondisi industri keramik dalam negeri secara kualitas, mutu dan desain sudah sangat bersaing dengan keramik impor dari luar negeri. Hal itu bisa dilihat dari produk-produk yang ditampilkan dalam pameran keramik Indonesia di NICE PIK 2 yang berlangsung dari tanggal 4-7 Juni 2026.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perindustrian Saleh Husin ikut menghadiri pameran keramik itu. Ia melihat bagaimana Industri keramik dalam negeri secara kualitas, mutu dan desain sudah sangat bagus. Industri keramik Indonesia bisa bersaing dengan keramik import dari luar negeri. 


"Nah kemarin saya berkesempatan untuk melihat secara langsung pameran tersebut. Saya sempatkan untuk berbincang secara langsung dengan pemilik maupun direksi dari industri keramik dalam negeri dari berbagai merek terkemuka di Tanah Air, termasuk asosiasi yang menaunginya yaitu Asaki (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia)," kata Saleh dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 8 Juni 2026. 

"Ya saya kira industri ini sudah berkembang cukup bagus dan menciptakan lapangan kerja serta memberikan nilai tambah yang bagus buat bangsa kita. Jangan sampai industri ini mati dan tergerus oleh produk impor serta harga energi yang sudah terlalu tinggi," tambahnya.

Ia menjelaskan saat ini industri keramik dalam negeri menghadapi suatu masalah serius yaitu harga gas industri yang sudah tidak wajar lagi. 

Padahal  industri keramik merupakan salah satu industri penerima HGBT yaitu 7 Dolar AS per MMBTU tapi saat ini yang terjadi di lapangan industri ini hanya diberikan alokasi 40 persen dengan harga HGBT dan sisanya 60 persen harus beli dengan harga pasar 21 Dolar AS per MMBTU. 

"Tentu ini sangat berat yang akan membuat daya saing industri keramik dalam negeri akan turun dan akhirnya terpaksa harus setop produksi yang kemudian ya terpaksa kita menjadi negara pengimpor keramik. Padahal kita punya sumber bahan baku. Nah hal ini jangan sampai terjadi," tegas Saleh. 

"Untuk itu keberpihakan pemerintah sangat dibutuhkan agar industri keramik dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negara nya sendiri," pungkasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya